
Jakarta – Sejumlah aktivis asal Nusa Tenggara Barat (NTB) yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Peduli Rakyat (GEMPAR) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), Senin (29/9/2025).
Dalam aksinya, massa mendesak Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nazaruddin Umar, MA., untuk segera mencopot Zamroni Azis dari jabatannya sebagai Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag NTB.
Desakan itu muncul buntut dari aksi diduga arogan Zamroni yang melempar mikrofon usai pelantikan Kepala Kemenag Dompu, Najamuddin, pada Sabtu (20/9/2025). Aksi tersebut dianggap mencoreng citra pejabat di instansi yang seharusnya menjunjung tinggi akhlak dan keteladanan.
“Perilaku itu sama sekali tidak mencerminkan akhlaqul karimah sebagai pejabat di bawah instansi keagamaan. Ia seharusnya menjadi teladan bagi bawahannya dan masyarakat,” ujar Korlap aksi, Aditya, dalam orasinya.
GEMPAR juga menilai tindakan Zamroni bertentangan dengan Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 12 Tahun 2019 tentang Kode Etik dan Kode Perilaku Pegawai ASN Kemenag, yang menekankan pentingnya integritas, profesionalitas, tanggung jawab, dan keteladanan.
“Kami meminta Menag untuk segera mencopot dan memecat Zamroni Azis. Kami akan terus mengawal isu ini dan tidak akan berhenti sampai Zamroni benar-benar dicopot,” tegas Aditya.