
Jakarta — Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) mengapresiasi langkah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam memperkuat hubungan bilateral Indonesia dengan sejumlah negara.
Apresiasi itu disampaikan Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga PB SEMMI, Moh Abdi Fauzi. Menurutnya, diplomasi bilateral memiliki peran strategis dalam memperluas kerja sama perdagangan, menarik investasi, mendorong transfer teknologi, sekaligus memperkuat posisi Indonesia di tengah dinamika global.
“Penguatan hubungan bilateral harus menjadi instrumen untuk membuka peluang ekonomi, memperluas lapangan kerja, dan meningkatkan daya saing bangsa. Diplomasi tidak boleh berhenti pada kesepakatan, tetapi harus menghasilkan manfaat konkret bagi masyarakat,” ujar Abdi Fauzi.
Ia menilai kerja sama internasional yang dibangun pemerintah harus berorientasi pada kepentingan nasional. Menurutnya, setiap kesepakatan dengan negara lain perlu diterjemahkan menjadi manfaat nyata bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.
Selain diplomasi, PB SEMMI menyoroti pelaksanaan sejumlah program prioritas nasional pemerintahan Prabowo-Gibran. Program tersebut antara lain Makan Bergizi Gratis (MBG), ketahanan pangan, pendidikan, kesehatan, hingga hilirisasi industri.
Abdi mengatakan keberhasilan program-program tersebut tidak cukup hanya diukur dari besarnya anggaran atau jumlah program yang dijalankan. Pemerintah, kata dia, perlu memastikan program tepat sasaran, transparan, serta memberikan manfaat yang merata hingga ke daerah.
“Memasuki tahun ketiga pemerintahan Prabowo-Gibran, kami berharap diplomasi Indonesia semakin produktif dan program prioritas nasional semakin berdampak bagi masyarakat,” katanya.
Dia menegaskan PB SEMMI siap mengambil posisi sebagai mitra strategis sekaligus mitra kritis pemerintah. Hal itu disebut penting agar kebijakan yang dijalankan tetap berpijak pada kepentingan bangsa dan kesejahteraan rakyat.
“PB SEMMI siap menjadi mitra strategis sekaligus mitra kritis pemerintah demi memastikan kebijakan tetap berorientasi pada kepentingan bangsa dan kesejahteraan rakyat,” tegas Abdi.
Tidak ada komentar