banner 970x250
banner 970x250

Musyawarah Kubro NU di Pesantren Lirboyo, PBNU Dorong Islah dan Konsolidasi Organisasi

Redaktur Pelaksana
21 Des 2025 20:55
2 menit membaca

SUARA GOVERNMENT, Kediri — Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggelar Musyawarah Kubro di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, Ahad (21/12/2025).

Forum ini dihadiri mayoritas jajaran PBNU, baik secara luring maupun daring, sebagai ikhtiar kolektif menjaga keutuhan dan soliditas jam’iyyah Nahdlatul Ulama (NU).

Musyawarah Kubro mengusung tema “Meneguhkan Keutuhan Jam’iyyah Nahdlatul Ulama” dan dipimpin oleh KH. Ubaidillah Shodaqoh.

Forum berlangsung khidmat dan penuh semangat musyawarah, dengan melibatkan unsur PBNU, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU), serta Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) dari berbagai daerah yang mengikuti secara langsung maupun virtual.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Musyawarah Kubro menghasilkan sejumlah keputusan strategis.

Pertama, forum memohon agar kedua belah pihak yang berkonflik menempuh jalan ishlah sebagai solusi penyelesaian, dengan batas waktu paling lama tiga hari, terhitung sejak Ahad, 21 Desember 2025 pukul 12.00 WIB.

Kedua, apabila ishlah tidak tercapai dalam tenggat waktu tersebut, forum meminta agar kedua belah pihak menyerahkan mandat hasil Muktamar ke-34 Lampung kepada jajaran Mustasyar untuk membentuk panitia yang bersifat netral.

Opsi ini diberi batas waktu paling lama satu hari setelah berakhirnya masa ishlah.

Ketiga, jika opsi penyerahan mandat kepada Mustasyar juga tidak terpenuhi, peserta Musyawarah Kubro menyepakati pelaksanaan Muktamar Luar Biasa (MLB). Pelaksanaan MLB didasarkan pada kesepakatan Pengurus Wilayah dan Pengurus Cabang yang hadir, dengan waktu pelaksanaan sebelum pemberangkatan kloter pertama jemaah haji.

Dalam Musyawarah Kubro tersebut, PWNU DKI Jakarta turut hadir dan diwakili oleh sejumlah tokoh, di antaranya Rois Syuriyah PWNU DKI Jakarta KH. Muhyidin Ishak, Ketua Tanfidziyah PWNU DKI Jakarta KH. Samsul Ma’arif, Wakil Ketua Tanfidziyah KH. Lutfi Hakim, MA, Wakil Ketua H. Husny Mubarok Amir, serta para pimpinan PCNU Jakarta Utara dan PCNU Jakarta Selatan.

Musyawarah Kubro ini menegaskan komitmen Nahdlatul Ulama untuk senantiasa mengedepankan nilai-nilai musyawarah, persatuan, dan kemaslahatan jam’iyyah dalam menyikapi setiap dinamika dan tantangan organisasi ke depan. (HP)