
Lima Puluh Kota, 25 Mei 2025 —Aktivis Pemuda Islam, Benny Ario, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Kapolres Lima Puluh Kota atas terobosan pendekatan humanis yang dilakukan jajaran kepolisian dalam menjalin kedekatan dengan masyarakat.
Dalam serangkaian kegiatan yang digelar di lima nagari di Kecamatan Suliki, aparat Polres turun langsung ke tengah warga untuk mendengar aspirasi dan persoalan mereka secara terbuka.
Kegiatan ini dinilai bukan sekadar kunjungan seremonial, namun menjadi wujud nyata dari reformasi pelayanan publik yang mengedepankan dialog dan kemitraan sosial.
Benny Ario menilai pendekatan seperti ini sangat relevan dalam konteks menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang berkelanjutan.
“Ini bukan hanya soal menjaga ketertiban, tapi juga tentang membangun silaturahmi dan kepercayaan, sebagaimana nilai-nilai yang diajarkan dalam Islam,” ujar Benny dalam pernyataan tertulisnya.
Lebih jauh, Benny juga mengapresiasi keberanian Polres menyentuh isu-isu krusial seperti kenakalan remaja, narkoba, premanisme berkedok ormas, hingga potensi konflik sosial yang kerap menjadi bara dalam sekam di tengah masyarakat.
Menurutnya, pendekatan persuasif dan preventif seperti ini patut dijadikan pola tetap, bukan sebatas agenda sesaat.
Ia juga mengajak para pemuda, khususnya dari kalangan Islam, untuk ambil bagian sebagai mitra strategis negara dalam menjaga harmoni sosial.
“Pemuda memiliki tanggung jawab moral dan sosial. Ini waktunya kita hadir, bukan hanya sebagai pengamat, tapi sebagai bagian dari solusi,” tegas Benny.
Menutup pernyataannya, Benny berharap pendekatan humanis yang diterapkan oleh Polres Lima Puluh Kota bisa menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam membangun keamanan berbasis kolaborasi dan kemaslahatan bersama. (Red)