
Kabupaten Bogor, – Forum Cendikiawan Muda Indonesia, atau di singkat dengan Force-MI, menyayangkan sikap, dan pernyataan Politik tokoh Hanura di salah satu acara.
Dalam acara tersebut, oknum tokoh Partai Hanura tersebut menanyakan kepada hadirin dengan diksi yang di nilai oleh Koorpus Force-MI sebagai penghinaan.
“Kami sangat sayangkan Ketua Umum Partai Hanura, menyatakan statment dengan diksi yang menurut kami tidak layak di utarakan dalam kontestasi Politik.” Tuturnya.
Ramdhan Agung Giri Nugroho, nama lengkapnya, juga mengatakan kepada media, bahwa apa yang di lakukan oleh Ketum Partai Hanura sudah masuk pada ranah Personal.
“Ini jatuhnya sudah personal, mencaci, memaki, dan menyudutkan seseorang berdasarkan latar belakangan kehidupannya, ini Keji menurut saya.” Ujarnya.
Ramdhan juga mengaku sempat menangis ketika narasi itu di lontarkan, dan dirinya juga khawatir bahwa itu bisa memicu perpecahan, juga memanaskan tensi Politik.
“Jujur, ini membuat saya sedikit menangis, sedih, kenapa hanya demi Politik sampai menjatuhkan martabat orang lain hanya demi tujuan kekuasaan.” Terangnya kepada media.
“Ini kan bahaya, bisa memicu perpecahan, dan memanasnya tensi Politik menjelang 2024, maka diksi yang di pakai Ketum Hanura, saya rasa sangat tidak pantas.” Tutupnya.
Tentu kita sama-sama berharap, semoga tensi Politik tetap damai, sejuk, dan tidak memicu perpecahan di kalangan masyarakat, sehingga Indonesia tidak terbelah. (Red)