banner 970x250
banner 970x250

JMMP Sambut Mutasi Perdana Era Kapolri Suyudi, Tekankan Penguatan Pelayanan Publik dan Kemitraan

Redaktur Pelaksana
5 Okt 2026 16:06
2 menit membaca

SUARAGOVERNMENT | JAKARTA — Jaringan Masyarakat Mitra Polisi (JMMP) menilai mutasi perdana yang diterbitkan pada awal kepemimpinan Kapolri Jenderal Pol. Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si. merupakan bagian dari proses penataan dan penyegaran organisasi di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Ketua Umum JMMP Zulfahmi Yanuar Adam, S.H., M.Kn., mengatakan dinamika organisasi Polri membutuhkan penataan personel yang disesuaikan dengan kebutuhan institusi serta tantangan keamanan dan pelayanan publik yang terus berkembang.

Menurut Zulfahmi, pengisian jabatan strategis di lingkungan Mabes Polri maupun jajaran kewilayahan diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan tugas kepolisian, khususnya dalam pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat serta peningkatan kualitas pelayanan kepada warga.

“Mutasi perdana ini menjadi bagian dari dinamika organisasi dan kami melihat adanya semangat penyegaran untuk menjawab kebutuhan institusi serta tantangan yang semakin kompleks,” kata Zulfahmi dalam keterangan tertulis di Jakarta, 5 Oktober 2026.

Ia juga mengingatkan kembali pandangan Suyudi Ario Seto yang pernah disampaikan dalam proses uji kelayakan dan kepatutan di DPR RI.

Dalam pandangan tersebut, pengabdian di tubuh Kepolisian tidak semata-mata diukur dari jabatan yang ditempati, tetapi juga dari kemampuan menghadirkan rasa aman, membangun kepercayaan, dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

JMMP berpandangan bahwa hubungan antara institusi kepolisian dan masyarakat menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung pelaksanaan tugas negara di bidang keamanan.

Karena itu, keterlibatan masyarakat melalui komunikasi dan kemitraan dinilai perlu terus diperkuat.

Atas dasar itu, JMMP menyatakan komitmennya untuk membangun sinergi dengan Polri dalam mendukung berbagai agenda yang berkaitan dengan keamanan, ketertiban, pelayanan masyarakat, serta penguatan hubungan kelembagaan dengan masyarakat.

Komitmen tersebut kemudian dikampanyekan melalui slogan #PolriBersamaMasyarakat.

JMMP mengajak masyarakat untuk mengambil bagian dalam menjaga keamanan lingkungan dan membangun komunikasi yang konstruktif dengan aparat kepolisian.

Zulfahmi menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan partisipasi berbagai unsur masyarakat.

Menurutnya, kemitraan yang sehat antara Polri dan masyarakat dapat menjadi bagian dari upaya menciptakan kondisi sosial yang aman dan kondusif.

JMMP berharap penataan organisasi yang dilakukan pada awal kepemimpinan Kapolri Suyudi Ario Seto dapat berjalan sejalan dengan kebutuhan institusi dan tuntutan pelayanan publik, sekaligus memberikan ruang bagi penguatan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan