banner 970x250
banner 970x250

AMJP Apresiasi Komitmen Wali Kota Jakarta Pusat dalam Penguatan UMKM

Redaktur Pelaksana
13 Jul 2026 11:34
2 menit membaca

JAKARTA– Pasca resmi ditutupnya Jakarta Fair Kemayoran (PRJ) 2026 pada Minggu (12/7/2026), Aliansi Masyarakat Jakarta Pusat (AMJP) mengapresiasi komitmen Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, dalam mendorong penguatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui berbagai program serta dukungan terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.

Koordinator AMJP, Salim W., menilai keberhasilan penyelenggaraan Jakarta Fair Kemayoran 2026 menjadi bukti bahwa UMKM tetap menjadi salah satu penggerak utama perekonomian Jakarta. Selama 32 hari penyelenggaraan, ajang tersebut berhasil mencatat sekitar 8,2 juta pengunjung dengan nilai transaksi mencapai Rp8,2 triliun.

Menurut Salim, capaian tersebut memberikan dampak positif bagi ribuan pelaku usaha, khususnya UMKM, yang memperoleh peningkatan omzet, memperluas pasar, serta memperkenalkan produk lokal kepada masyarakat dari berbagai daerah.

“Keberhasilan Jakarta Fair 2026 menunjukkan bahwa ketika pemerintah, penyelenggara, dan pelaku usaha mampu berkolaborasi, manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Kami mengapresiasi perhatian dan komitmen Bapak Arifin dalam menciptakan iklim yang mendukung pertumbuhan UMKM di Jakarta Pusat,” ujar Salim melalui saluran telepon (13/07/2026) malam.

AMJP berharap berbagai kegiatan yang mampu menggerakkan ekonomi kerakyatan seperti Jakarta Fair dapat terus didukung dan dikembangkan sehingga semakin banyak pelaku UMKM yang naik kelas, berdaya saing, serta mampu memperluas jangkauan usahanya.

Selain meningkatkan pendapatan pedagang, kegiatan seperti Jakarta Fair juga dinilai mampu membuka peluang usaha baru, memperkuat ekonomi lokal, dan menjadi momentum kebangkitan ekonomi masyarakat di Jakarta Pusat.

AMJP menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program-program pemberdayaan UMKM dan siap bersinergi dengan Pemerintah Kota Jakarta Pusat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, serta berpihak kepada masyarakat.