banner 970x250
banner 970x250

Kongres IX SEMMI Dorong Regenerasi Berintegritas, Enam Kandidat Sepakati Komitmen Jaga Persatuan Organisasi

Redaktur Pelaksana
21 Jul 2026 06:49
Berita 0
3 menit membaca

Jakarta, 20 Juli 2026 – Tahapan menuju Kongres IX Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) memasuki fase penting dengan digelarnya forum penyampaian visi, misi, serta gagasan strategis para bakal calon Ketua Umum periode 2026–2029.

Dalam agenda yang berlangsung di Kantor Dewan Pimpinan Pusat Syarikat Islam, Jakarta, seluruh kandidat secara bersama-sama menandatangani Pakta Integritas sebagai komitmen menjaga proses demokrasi organisasi yang sehat dan bermartabat.

Enam kandidat yang mengikuti tahapan tersebut yakni Achmad Donny, Ahmad Chalil Gibran, Muhammad Senanatha, M. Dwi Apriyanto, Febriansyah Putra, dan Gurun Arisastra.

Penandatanganan pakta integritas menjadi simbol kesiapan seluruh peserta untuk mengikuti mekanisme kongres secara terbuka, menjunjung etika organisasi, serta menghormati hasil keputusan forum.

Ketua Umum PB SEMMI dalam sambutannya menegaskan bahwa regenerasi kepemimpinan merupakan proses yang harus memperkuat organisasi, bukan justru memecah soliditas kader.

Ia mengajak seluruh calon ketua umum dan peserta kongres untuk mengedepankan semangat kebersamaan demi masa depan SEMMI.

Menurutnya, pergantian kepemimpinan harus dimaknai sebagai estafet perjuangan yang akan melanjutkan cita-cita organisasi. Karena itu, siapa pun yang nantinya dipercaya memimpin PB SEMMI diharapkan mampu merangkul seluruh elemen kader tanpa membedakan latar belakang dukungan selama proses pemilihan.

Kegiatan tersebut juga mendapat perhatian dari jajaran Lajnah Tanfidziyah Syarikat Islam.

Hadir dalam kesempatan itu Ketua Bidang Serumpun Syarikat Islam Muhammad Nur, Wakil Presiden N. Syamsuddin Ch. Haesy, Wakil Presiden Ir. Agustanzil Sjahroezah, M.P.A., Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan Hilman Ismail Metareum, S.E., serta Wakil Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan Ervan Taufiq, S.E., M.E.

Muhammad Nur menyampaikan apresiasi terhadap kualitas penyampaian visi dan gagasan para kandidat. Ia berharap kompetisi dalam kongres tetap berlangsung dalam koridor persaudaraan sehingga tidak meninggalkan perpecahan setelah proses pemilihan selesai.

Menurutnya, SEMMI sebagai organisasi kader memiliki tanggung jawab untuk menunjukkan bahwa demokrasi internal dapat berjalan secara dewasa, menjunjung etika, serta tetap menjaga nilai-nilai perjuangan yang diwariskan Syarikat Islam.

Dalam pakta integritas yang ditandatangani bersama, para kandidat menyatakan kesediaan mematuhi seluruh tata tertib kongres, menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan forum, menghormati keputusan peserta kongres, serta menerima hasil pemilihan secara sportif.

Steering Committee Kongres IX PB SEMMI menilai perbedaan pilihan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses demokrasi organisasi.

Namun, setiap kader diingatkan agar kepentingan pribadi maupun kelompok tidak menggeser tujuan utama, yakni memperkuat eksistensi dan peran SEMMI dalam menjawab tantangan kebangsaan.

Melalui semangat “SEMMI Satu, Wujudkan Astacita”, Kongres IX diharapkan melahirkan pemimpin baru yang memiliki integritas, kapasitas intelektual, kepemimpinan yang inklusif, serta kemampuan membangun sinergi seluruh kader.

Dengan demikian, hasil kongres tidak hanya menghasilkan ketua umum baru, tetapi juga memperkokoh persatuan organisasi sebagai modal menghadapi dinamika nasional pada periode 2026–2029.