banner 970x250
banner 970x250

Ketua MW KAHMI Bang Boim: RDF Rorotan Harus Ramah Lingkungan dan Libatkan Warga

Redaktur M Filky
10 Jul 2025 16:28
Berita 0
2 menit membaca

Jakarta – Ketua Majelis Wilayah (MW) KAHMI Jakarta Raya, M. Ichwan Ridwan atau yang akrab disapa Bang Boim, menyatakan bahwa masyarakat Jakarta Utara pada prinsipnya mendukung pengoperasian fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan, namun dengan catatan penting. RDF harus benar-benar ramah lingkungan, tidak menimbulkan bau menyengat, serta tidak membahayakan kesehatan warga sekitar.

“Pada prinsipnya masyarakat mendukung RDF, tapi harus sesuai rencana yang dulu dijanjikan: minim polusi, minim bau, dan tidak berdampak bagi kesehatan. Jangan sampai jadi sumber masalah baru,” tegas Bang Boim dalam Forum Group Discussion bertajuk “RDF Plant Rorotan: Tutup atau Lanjut?” yang diselenggarakan oleh Lembaga Pemantau Penyimpangan Aparatur Daerah (LP2AD) pimpinan Victor Irianto Napitupulu di The Tavia Heritage Hotel, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Kamis (10/7).

Bang Boim juga mengusulkan agar kawasan RDF tidak hanya berfungsi teknis sebagai pengelolaan sampah modern, tapi juga ditata secara estetis dengan sentuhan budaya Betawi agar memiliki nilai lebih.

“Kalau ditata dengan ornamen khas Betawi, kawasan RDF bisa jadi ikon Jakarta Utara sekaligus destinasi wisata edukatif. Kita butuh pendekatan budaya, bukan cuma pendekatan mesin,” ujarnya.

Menurutnya, RDF hanya akan berhasil jika dibangun dengan melibatkan masyarakat secara aktif dan partisipatif. Sosialisasi dan edukasi harus dilakukan secara masif oleh Pemprov Jakarta bersama seluruh pemangku kepentingan.

“Libatkan RT, RW, LMK, Dewan Kota, ormas, OKP, hingga komunitas. Jangan sampai RDF dianggap proyek elitis. Ini proyek bersama, dan warga harus merasa dilibatkan dari awal,” tandas Bang Boim.