
Sungailiat – Suhu politik di Kabupaten Bangka jelang Pilkada ulang makin memanas. Dukungan demi dukungan terus mengalir ke para calon, termasuk ke pasangan Rato Rusdiyanto dan Ramadian, yang akrab disebut pasangan “Ramah”.
Kali ini, giliran Forum Muda BETUAH yang menyatakan sikap politiknya secara resmi. Dalam pernyataan yang disampaikan Sabtu (13/7/2025), perwakilan Forum, Bean Saputra, menyebut bahwa keputusan mendukung pasangan “Ramah” merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan diskusi dan survei di kalangan pemuda dari delapan kecamatan di Kabupaten Bangka.
“Dengan semangat pemuda Bangka, kami memantapkan diri mendukung pasangan yang ‘Ramah’, Rato Rusdiyanto dan Ramadian (Jendul), karena menurut kami pasangan ini paling tepat untuk Bangka,” ujar Bean.
Menurut Bean, Rato Rusdiyanto dikenal sebagai sosok pengusaha sukses yang konsisten mendorong kemajuan daerah, sementara Ramadian alias Jendul dinilai sebagai figur muda yang aktif di berbagai kegiatan sosial, terutama di sektor kesehatan, pendidikan, dan ekonomi kerakyatan.
“Sosok seperti inilah yang kami butuhkan. Kami tidak sembarangan memberi dukungan. Ini hasil dari pemetaan dan aspirasi nyata di lapangan,” tegasnya.
Forum Muda BETUAH menegaskan bahwa meski semua kandidat di Pilkada ulang kali ini adalah putra-putri terbaik daerah, pasangan “Ramah” dinilai paling siap menjawab tantangan masa depan Kabupaten Bangka, terutama dari perspektif generasi muda.
“Kami akan bergerak, turun ke masyarakat, meyakinkan warga bahwa Rato dan Jendul adalah pilihan terbaik,” kata Bean.
Dukungan dari Forum Muda BETUAH dinilai sebagai angin segar bagi pasangan “Ramah”, mengingat basis pemuda kerap menjadi kekuatan strategis dalam kontestasi politik lokal, baik dalam membangun opini publik maupun mobilisasi suara.
Pilkada ulang Kabupaten Bangka dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat, menyusul putusan Mahkamah Konstitusi terkait sengketa hasil pemilihan sebelumnya. Sejumlah elemen masyarakat kini mulai menyatakan dukungannya, memperkuat dinamika politik menjelang hari pencoblosan.