banner 970x250
banner 970x250

Ditekan Harga Minyak Dunia, Pertamina Dinilai Tetap Jaga Stabilitas Energi Nasional

Redaktur M Filky
5 Mei 2026 16:39
Berita 0
2 menit membaca

Jakarta, 5 Mei 2026 — Di tengah tekanan geopolitik global dan lonjakan harga minyak dunia, PT Pertamina (Persero) kembali diposisikan sebagai pilar utama dalam menjaga stabilitas energi nasional. Peran tersebut dinilai tidak semata dari sisi bisnis, melainkan sebagai instrumen strategis negara dalam melindungi kepentingan masyarakat.

Presiden Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB), Arie Gumilar, menegaskan bahwa fungsi Pertamina jauh melampaui korporasi pada umumnya. Menurutnya, di tengah gejolak global, perusahaan energi milik negara itu menjadi benteng utama dalam menjaga kedaulatan energi nasional.

“Pertamina tidak boleh hanya dipandang sebagai entitas bisnis. Pertamina adalah instrumen strategis negara yang berada di garis depan dalam menjaga stabilitas energi dan melindungi kepentingan rakyat,” ujar Arie dalam keterangannya.

Ia menjelaskan, tekanan global seperti konflik geopolitik, kenaikan harga minyak dunia, hingga gangguan rantai pasok energi menciptakan tantangan besar bagi sektor energi nasional. Meski demikian, Pertamina dinilai tetap menjalankan mandat negara dengan memastikan pasokan energi tersedia dan terjangkau bagi masyarakat.

Arie juga menyoroti kebijakan perusahaan yang menahan dampak lonjakan harga global, termasuk dalam penetapan harga bahan bakar minyak (BBM), sebagai bentuk keberpihakan terhadap stabilitas nasional dan daya beli masyarakat.

Selain itu, distribusi energi hingga ke wilayah pelosok disebut sebagai bukti konkret peran strategis Pertamina. Dengan dukungan jaringan logistik darat dan laut serta infrastruktur energi yang luas, perusahaan memastikan layanan energi menjangkau seluruh wilayah Indonesia.

Dalam situasi pasar yang tidak menentu, lanjut Arie, Pertamina turut berfungsi sebagai penyangga tekanan eksternal agar tidak sepenuhnya dibebankan kepada masyarakat. Hal ini dinilai sebagai wujud nyata kehadiran negara dalam sektor energi.

“Di sinilah peran strategis itu terlihat. Pertamina bukan sekadar bisnis, tetapi benteng kedaulatan energi Indonesia,” tegasnya.

Ke depan, ia menilai sinergi antara pemerintah, BUMN energi, dan elemen pekerja menjadi kunci dalam menjaga ketahanan energi nasional di tengah dinamika global yang terus berkembang. (Hans)