banner 970x250
banner 970x250

Menteri Muhadjir: Forum ASEAN Untuk Atasi Kemiskinan

Redaktur Pelaksana
8 Mei 2023 12:48
Berita 0
2 menit membaca

Suara Government – Forum ASEAN Socio-Cultural Community (ASCC) 2023 sebagai momentum untuk merumuskan langkah-langkah strategis mengatasi kemiskinan. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) RI, Muhadjir Effendy menyampaikan hal tersebut.

Menurutnya, dalam tiga dekade terakhir, tingkat kemiskinan ekstrem menurun signifikan. Lantaran, garis kemiskinan saat ini di bawah 1,9 dolar AS paritas daya beli (PPP).

“Pada tahun 1990-an, kemiskinan ekstrem di ASEAN adalah sebesar 49 persen. Saat ini diperkirakan berada di bawah 10 persen,” kata Muhadjir dalam keterangan pers, Senin (8/5/2023).

Pada tahun 2020, katanya, tingkat kemiskinan ekstrem di Negara ASEAN berada di bawah lima persen. Bahkan, terdapat sejumlah segara yang tingkat kemiskinannya mencapai nol persen.

“Singapura, Malaysia, dan Thailand tingkat kemiskinan mereka 0 persen. Hanya Negara Laos yang masih mencatat tingkat kemiskinan ekstrem pada 2018 sebesar 10 persen,” ujarnya.

Muhadjir menilai, forum ini merupakan bekal untuk memperkaya intervensi menghilangkan kemiskinan. “Hal itu menunjukkan bahwa negara ASEAN memiliki komitmen besar untuk mengentaskan kemiskinan,” ujar Muhadjir.

Ia menekankan, saat ini Pemerintah Indonesia terus berupaya untuk pengentasan kemiskinan. Hal ini menjadi tantangan serius bagi Indonesia maupun negara-negara anggota ASEAN.

 

“Ini menjadi ancaman resesi global, perubahan iklim, dan faktor geopolitik sebagai tantangan utama dalam pengentasan kemiskinan,” katanya. ASEAN perlu mengembangkan agenda pembangunan yang tangguh, berkelanjutan, inklusif dan adaptif terhadap potensi krisis dan bencana tidak terduga”.