banner 970x250
banner 970x250

Densus 88 Ajak Mahasiswa Poltekkes Aceh Tangkal Paham Radikal

Redaktur M Filky
8 Nov 2025 16:21
2 menit membaca

SUARA GOVERNMENT, Banda Aceh — Dalam rangka memperkuat ketahanan ideologi di lingkungan pendidikan tinggi, Tim Pencegahan Satgaswil Aceh Densus 88 Anti Teror Polri mengadakan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Pencegahan Paham IRET (Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme)” bersama mahasiswa Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Aceh pada Jumat (7/11/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kampus Poltekkes Kemenkes Aceh tersebut menghadirkan pemateri dari Densus 88 AT Polri, IPDA Nurul Maulana, S.H.

Ia menekankan pentingnya menanamkan semangat nasionalisme serta meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran ideologi radikal yang dapat mengancam persatuan bangsa.

Dalam paparannya, IPDA Nurul Maulana menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dan pelopor perdamaian di tengah masyarakat.

“Radikalisme tidak hanya muncul melalui aksi kekerasan, tetapi juga bisa menyusup melalui penyebaran ideologi di ruang digital dan media sosial.

Karena itu, mahasiswa harus bijak dalam menyaring informasi serta tidak mudah terpengaruh oleh ajaran yang menyesatkan,” ujarnya.

Kegiatan ini turut dihadiri jajaran pimpinan Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Aceh, antara lain Ketua Jurusan dr. Ns. Dewi Marianti, S.Kep., M.Kep., Sp.Ma, Sekretaris Jurusan Ainal Mardhiah, SKM., MPH, serta Ketua Program Studi D4 Keperawatan Ritawati, A.K., MPH. Para dosen, staf, dan mahasiswa juga tampak antusias mengikuti jalannya diskusi.

Sesi tanya jawab berlangsung interaktif dengan berbagai topik seputar peran tenaga kesehatan dalam memperkuat nilai kebangsaan dan membangun masyarakat yang damai serta inklusif.

Para peserta diajak memahami pentingnya menolak segala bentuk kekerasan, diskriminasi, dan intoleransi di lingkungan sosial maupun akademik.

 

Melalui kegiatan ini, Tim Pencegahan Satgaswil Aceh Densus 88 berharap tumbuhnya kesadaran ideologis dan rasa cinta tanah air di kalangan generasi muda, khususnya mahasiswa kesehatan, agar mampu menjadi garda terdepan dalam menangkal penyebaran paham IRET di dunia pendidikan.

Acara diakhiri dengan sesi foto bersama antara Tim Densus 88, jajaran dosen, dan seluruh peserta FGD sebagai simbol komitmen bersama untuk memperkuat semangat kebangsaan dan menjaga keutuhan ideologi di lingkungan kampus Poltekkes Kemenkes Aceh. (Red)