
JAKARTA – 19 Maret 2026, Generasi Negarawan Indonesia (GNI) Jabodetabek memberikan apresiasi tinggi kepada Kakorlantas Polri, Agus Suryonugroho, atas dedikasi dan kerja keras dalam mengawal arus mudik Lebaran 2026. Apresiasi tersebut disampaikan Ketua Umum GNI Jabodetabek, Ruslan Padli, yang menilai pengamanan mudik tahun ini menunjukkan komitmen kuat Polri dalam menjaga keselamatan masyarakat.
Menurut Ruslan Padli, pernyataan Kakorlantas yang menegaskan bahwa satu nyawa sangat berharga mencerminkan kepemimpinan yang humanis dan berorientasi pada keselamatan rakyat, bukan sekadar kelancaran lalu lintas.
“Kami dari Generasi Negarawan Indonesia Jabodetabek memberikan apresiasi kepada Irjen Agus Suryonugroho yang terus bekerja keras mengawal arus mudik. Pernyataan bahwa satu nyawa sangat berharga menunjukkan bahwa pengamanan mudik bukan hanya soal angka, tetapi tentang menjaga keselamatan rakyat Indonesia,” ujar Ruslan Padli di Jakarta, Kamis (19/03/2026).
Sebelumnya, Kakorlantas Polri memprediksi puncak arus mudik Lebaran terjadi pada Rabu malam (18/03/2026) atau H-2 Lebaran, berdasarkan hasil pemantauan langsung di jalur tol dan arteri utama. Volume kendaraan mengalami peningkatan dibanding hari sebelumnya.
Berdasarkan data pemantauan, pada Selasa (17/03/2026) tercatat sekitar 221 ribu kendaraan melintas, sementara pada Rabu malam diproyeksikan mencapai sekitar 250 ribu kendaraan. Meski terjadi kepadatan, arus lalu lintas tetap bergerak dan masih dalam kondisi terkendali.
Untuk mengurai kepadatan, Korlantas Polri menerapkan rekayasa lalu lintas berupa one way nasional mulai Rabu (18/03/2026) pukul 12.30 WIB hingga wilayah Jawa Tengah. Selain itu, diterapkan pula one way lokal di wilayah Jawa Tengah dari KM 414 menuju Bawen guna memperlancar pergerakan kendaraan.
Dalam keterangannya, Irjen Agus menegaskan bahwa keselamatan pemudik menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.
“Bagi kami, satu nyawa sangat berharga. Kami tidak hanya mengelola angka, tetapi menjaga narasi rindu jutaan keluarga agar berakhir dengan senyum,” ujar Kakorlantas saat melakukan pemantauan di KM 29 Tol Jakarta–Cikampek.
Ruslan Padli menambahkan, kerja keras aparat di lapangan selama masa mudik patut mendapat dukungan masyarakat karena pengamanan arus mudik merupakan tugas besar yang menyangkut keselamatan jutaan orang.
“Kami melihat langsung bagaimana keseriusan jajaran Korlantas dalam mengawal mudik. Ini adalah bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara. GNI Jabodetabek menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Irjen Agus Suryonugroho dan seluruh personel yang bertugas,” tegasnya.