banner 970x250
banner 970x250

Soroti Dugaan Korupsi Proyek Jalan Maluku, Mahasiswa Tagih Aksi KPK

Redaktur M Filky
2 Agu 2025 15:29
Berita 0
2 menit membaca

Jakarta, 2 Agustus 2025 – Gerakan Mahasiswa Maluku (GEMMA-Jakarta) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, pada Kamis (1/8). Mereka mendesak KPK segera mengusut dugaan penyimpangan anggaran proyek preservasi jalan dan jembatan Tahun Anggaran 2024 yang dikelola Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Maluku.

Koordinator GEMMA-Jakarta, Zulkarnain R, mengatakan bahwa proyek preservasi jalan dan jembatan merupakan program vital yang berkaitan langsung dengan keselamatan transportasi dan keberlanjutan ekonomi. Karena itu, anggarannya harus dikelola secara akuntabel.

“Pengusutan anggaran preservasi jalan dan jembatan TA 2024 di Maluku sangat penting. Ada indikasi penyimpangan yang bisa merugikan negara dan menurunkan kualitas infrastruktur,” tegas Zulkarnain di sela aksi.

Zulkarnain juga meminta KPK memeriksa dua pejabat BPJN yang dianggap bertanggung jawab, yakni Kasatker PJN Wilayah II Maluku Toce Leuwol dan Kasatker PJN Wilayah III David M. Samosir.

Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan empat tuntutan:

  • Mendesak KPK mengusut tuntas alokasi anggaran proyek preservasi jalan dan jembatan di BPJN Provinsi Maluku TA 2024.
  • Meminta KPK memeriksa Kasatker PJN Wilayah II terkait sejumlah proyek jalan, termasuk Bula–Masiwang, Pasahari–Kobisonta, Tamilou–Haya–Laimo–Tehoru, serta ruas Saleman–Besi, Wahai, dan Pasahari.
  • Mendesak pemeriksaan terhadap Kasatker Wilayah III atas proyek jalan sepanjang 21,34 km di Kei Kecil dan jembatan di Wemar yang diduga dikerjakan dengan kualitas material buruk.
  • Menuntut Kementerian PUPR segera mencopot Kasatker PJN Wilayah II dan III BPJN Provinsi Maluku.