
CIAMIS – Penguatan karakter peserta didik memerlukan sinergi yang erat antara satuan pendidikan dan keluarga.
Berangkat dari semangat tersebut, SD Plus Al Huda di bawah naungan Yayasan Nurul Al Mustahdin menggelar kegiatan Parenting Talkshow yang menghadirkan psikolog dan konsultan pendidikan sebagai narasumber, Sabtu (11/7/2026).
Kegiatan yang diikuti orang tua peserta didik Kober, TK, dan SD di lingkungan Yayasan Nurul Al Mustahdin itu mengangkat tema “Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Membentuk Generasi Berkarakter, Bermental Tangguh, dan Berakhlak Mulia.” Forum ini menjadi wadah komunikasi antara pihak sekolah dan orang tua dalam menghadapi tantangan pengasuhan anak di era digital.
Kepala SD Plus Al Huda, Nanang Suryana, S.Pd., mengatakan keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh proses pembelajaran di sekolah, tetapi juga oleh keterlibatan aktif keluarga dalam mendampingi tumbuh kembang anak.
“Kolaborasi yang baik antara sekolah dan orang tua merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter, kedisiplinan, serta mental anak. Pendidikan akan berjalan lebih optimal apabila kedua lingkungan tersebut memiliki visi yang sama,” ujar Nanang.
Ketua Yayasan Nurul Al Mustahdin, KH. Ismail Elyas, Lc. Kandidat Doktor Ilyas Rohili, S.Pd., M.Pd.., mengajak seluruh orang tua menjadikan pendidikan sebagai tanggung jawab bersama.
Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas harus dimulai dari pembentukan karakter, akhlak, dan nilai-nilai moral sejak usia dini.
Dalam sesi talkshow, Psikolog SD Plus Al Huda, Asri Nasrilah Alam, S.Psi., M.Psi., Psikolog, menjelaskan bahwa pendidikan dasar merupakan fase penting dalam membangun kepribadian, ketahanan mental, serta kecerdasan emosional anak.
Ia menekankan pentingnya keselarasan pola asuh antara rumah dan sekolah agar proses pendidikan berjalan secara optimal.
Sementara itu, Konsultan SD Plus Al Huda, Dr. Ilyas Rohili, S.Pd., M.Pd., mengajak para orang tua untuk menanamkan nilai perjuangan, keikhlasan, dan penghargaan terhadap proses belajar.
Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari karakter yang terbentuk pada diri anak.
Suasana diskusi berlangsung interaktif. Para orang tua memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai berbagai persoalan, mulai dari pola asuh di era digital, membangun motivasi belajar, hingga strategi membentuk karakter anak yang mandiri dan bertanggung jawab.
Melalui kegiatan ini, SD Plus Al Huda berharap kemitraan antara sekolah dan keluarga semakin kuat sehingga mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang mendukung lahirnya generasi yang cerdas, berkarakter, bermental tangguh, dan berakhlak mulia.
Kegiatan parenting tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas pendidikan berbasis kolaborasi, sejalan dengan pentingnya peran keluarga sebagai mitra strategis sekolah dalam menyiapkan generasi penerus yang mampu menghadapi tantangan pembangunan di masa depan.