banner 970x250
banner 970x250

Gemura Tegaskan Dukungan atas Kenaikan PPN 12%: Langkah Bersama untuk Memperkuat Ekonomi Nasional

Redaktur Pelaksana
24 Des 2024 17:15
Berita 0
2 menit membaca

Jakarta, 24 Desember 2024 – Gemura (Gerakan Muda Nurani Rakyat) menegaskan dukungannya terhadap kebijakan kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12%, Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP), melalui Wakil Ketua Umum DPP GEMURA M Ria Satria.

GEMURA memandang kebijakan tersebut sebagai bagian dari upaya krusial untuk memperkuat ekonomi Indonesia, meskipun diakui ada dampak terhadap daya beli masyarakat, khususnya kelompok menengah ke bawah.

Namun, GEMURA mendukung penuh pernyataan Partai Gerindra yang menekankan bahwa kenaikan PPN ini hanya akan diterapkan pada barang-barang mewah, dengan tujuan untuk tidak memberatkan kalangan bawah.

GEMURA percaya bahwa kebijakan ini memiliki tujuan jangka panjang untuk memperkuat sistem perpajakan Indonesia dan meningkatkan pendapatan negara. Pendapatan tambahan tersebut, menurut Gemura, sangat dibutuhkan untuk mendanai proyek pembangunan yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia. “Kami memahami adanya kekhawatiran terkait dampak terhadap daya beli masyarakat.

Namun, M Ria Satria yakin kebijakan ini adalah langkah strategis yang perlu diambil untuk memastikan pembangunan yang berkelanjutan.

Sebagai tambahan, Wihadi Wiyanto, Wakil Ketua Badan Anggaran DPR dari Fraksi Gerindra, juga mengklarifikasi bahwa kebijakan kenaikan PPN 12% bukanlah kebijakan dari pemerintah Prabowo Subianto, melainkan hasil dari keputusan legislasi yang dilakukan oleh DPR pada periode 2019-2024 yang dipimpin oleh PDI Perjuangan. “Kenaikan PPN 12% merupakan keputusan legislatif yang diambil dalam kerangka Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan. Kami di Gerindra hanya memberikan dukungan,” ungkap Wihadi.

GEMURA menganggap kebijakan ini sebagai bagian dari reformasi perpajakan yang sangat diperlukan untuk menjaga stabilitas ekonomi Indonesia.

M Ria Satria Aktivis GEMURA menegaskan bahwa meskipun kritik terhadap kebijakan ini masih berkembang, mereka percaya kebijakan ini akan memberikan manfaat jangka panjang bagi perekonomian negara dan kesejahteraan rakyat Indonesia. “Kami mendukung penuh kebijakan ini, karena ini adalah langkah berani dan penting untuk masa depan ekonomi Indonesia.