banner 970x250
banner 970x250

Danantara Siap Dukung Sport Tourism RI Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Redaktur M Filky
7 Des 2025 19:09
2 menit membaca

Jakarta – COO Danantara, Dony Oskaria, menyampaikan komitmennya dalam mendukung program-program besar Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) yang memberikan manfaat luas bagi Indonesia. Salah satunya melalui pengembangan sport tourism yang dinilai telah berkembang menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru bagi banyak negara, termasuk Indonesia.

“Tentu saja Danantara dengan seluruh perusahaannya berkomitmen untuk mendukung penyelenggaraan event-event besar di Indonesia dan kami akan mendukung seluruh kegiatan yang dilakukan oleh Kemenpora RI,” ujar Dony Oskaria saat menghadiri Indonesia Sports Summit (ISS) 2025 di Indonesia Arena, Senayan, Minggu (7/12).

“Dukungan ini sebagai bentuk komitmen kita bahwa ini harus menjadi bagian dari strategi negara. Karena itu Danantara akan selalu mensupport dan mendukung setiap penyelenggaraan event yang memberikan manfaat bagi Indonesia,” imbuhnya.

Menurut Dony, Indonesia bersama berbagai negara di dunia telah menjadikan sport tourism sebagai kebijakan nasional (country policy) karena terbukti memberikan dampak ekonomi yang signifikan, mulai dari peningkatan kunjungan wisatawan, perputaran uang, hingga pertumbuhan pendapatan UMKM.

“Sport tourism tidak lagi dipandang sebagai event swasta atau event private yang tujuannya hanya ekonomi kecil. Hari ini, sport tourism telah menjadi kebijakan sebuah negara, yang didukung secara maksimal karena memberikan dampak ekonomi jangka panjang dan luar biasa,” jelasnya.

Ia menegaskan, Indonesia tidak boleh tertinggal dari negara lain. Event seperti MotoGP Mandalika memang telah memberikan dampak positif, terutama dalam hal nation branding, namun keberlanjutan dan penguatan ekosistem event olahraga masih perlu terus ditingkatkan.

“Ke depan, sport tourism harus ditempatkan sebagai bagian penting dari strategi pertumbuhan ekonomi nasional. Kita tidak boleh kalah dengan Singapura, misalnya, yang menjadikan sport tourism sebagai sumber pertumbuhan ekonomi. Ini harus menjadi salah satu motor pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan,” pungkasnya.