
Bogor – Pimpinan Cabang Generasi Muda Kesatuan Penerus Perjuangan Republik Indonesia (Garuda KPP-RI) Kota Bogor melaporkan dugaan permasalahan dalam proyek pembangunan Gedung Gene Bank Indonesia kepada Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) di Jakarta.
Laporan tersebut disampaikan langsung oleh perwakilan organisasi sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam mengawal transparansi dan akuntabilitas pembangunan yang berkaitan dengan sektor kesehatan dan penelitian nasional.
Sekretaris Umum Garuda KPP-RI Kota Bogor, Fathan Kamal Maulana, mengatakan laporan ini merupakan langkah organisasi untuk memastikan proyek pembangunan yang menggunakan anggaran negara berjalan sesuai aturan yang berlaku. Pernyataan tersebut disampaikan pada Sabtu (7/3/2026).
“Sebagai bagian dari elemen masyarakat sipil, kami memiliki tanggung jawab moral untuk ikut mengawasi jalannya pembangunan yang berkaitan dengan kepentingan publik. Oleh karena itu, kami menyampaikan laporan ini kepada Kementerian Kesehatan agar dapat ditindaklanjuti secara transparan dan objektif,” ujar Fathan dalam keterangannya.
Menurut dia, laporan tersebut memuat sejumlah dokumen dan informasi yang dinilai perlu menjadi perhatian pihak kementerian, terutama terkait proses pembangunan fasilitas yang memiliki peran penting dalam pengembangan riset kesehatan di Indonesia.
Garuda KPP-RI Kota Bogor berharap Kemenkes dapat melakukan penelaahan terhadap laporan yang telah disampaikan serta mengambil langkah yang diperlukan apabila ditemukan adanya pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku.
“Kami percaya pemerintah memiliki komitmen dalam menjaga integritas pembangunan nasional. Karena itu, kami berharap laporan ini dapat menjadi bahan evaluasi dan pengawasan demi terciptanya tata kelola pembangunan yang baik,” kata Fathan.
Organisasi tersebut juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal isu-isu publik yang berkaitan dengan transparansi, akuntabilitas, serta kepentingan masyarakat luas.
Hingga berita ini diturunkan, Garuda KPP-RI Kota Bogor masih menunggu tindak lanjut atas laporan yang telah disampaikan kepada Kementerian Kesehatan. Mereka berharap kementerian segera melakukan penelaahan terhadap laporan tersebut serta mengambil langkah yang diperlukan sesuai ketentuan yang berlaku.
Fathan menambahkan, pihaknya berharap proses penanganan laporan dapat dilakukan secara transparan, objektif, dan akuntabel demi menjaga integritas pembangunan serta kepentingan masyarakat luas.