Foto : Ketua Majelis Adat Bang Nara /Nachrawi RamliJakarta – Organisasi Bamus Suku Betawi 1982 menggelar Festival Silat Pelajar tingkat SMP dan sederajat di Gedung Puspa Pesona Anggrek, Jakarta Timur, Senin (29/9/2025). Ajang ini menampilkan bakat dan kemampuan para pelajar dalam seni bela diri tradisional Betawi.
Festival Silat Betawi ini digelar untuk mempromosikan sekaligus melestarikan budaya Betawi, khususnya seni bela diri silat di kalangan generasi muda. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran serta apresiasi masyarakat terhadap kekayaan budaya Betawi.
“Festival ini akan menjadi ajang bergengsi bagi pelajar untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam silat. Kami berharap acara ini bisa menjadi wadah pengembangan bakat sekaligus sarana memperkenalkan budaya Betawi, tidak hanya di Jakarta tapi juga ke masyarakat global,” ujar Ketua Pelaksana, Bang Anwar Sjani.
Ketua Umum Bamus Betawi, Bang Haji Oding, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret untuk menjaga warisan budaya. “Festival ini adalah upaya melestarikan budaya Betawi. Kami berharap generasi muda bisa menjadikannya teladan untuk mencintai dan merawat budaya kita,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Majelis Adat BSB 1982, Babeh Nara, menegaskan pentingnya silat sebagai identitas Betawi. “Peserta yang hadir ini adalah cucu-cucu saya semua. Kalau generasi Betawi tidak mengerti silat tradisi, mereka bukan orang Betawi. Melanjutkan tradisi adalah tugas kita semua. Anak Betawi harus menjaga NKRI harga mati, apalagi sumpah pemuda dan proklamasi lahir di tanah Betawi,” katanya.
Festival diikuti 26 kelompok peserta dengan penampilan penuh semangat. Dewan juri kemudian menetapkan pemenang. Juara Harapan III diraih SMPN 218, Harapan II SMPN 87, Harapan I SMPN 75. Juara III Piala Sekretaris Daerah DKI Jakarta jatuh ke SMPN 239, Juara II Piala Wakil Gubernur DKI Jakarta diraih SMP Yapindo 1, sementara Juara I Piala Gubernur DKI Jakarta berhasil direbut SMPN 144.