banner 970x250
banner 970x250

Festival Dekorasi Kampung Betawi Ke-2 Diharapkan Jadi Model Pelestarian Budaya di Jakarta

Redaktur M Filky
19 Jun 2026 11:06
Berita 0
3 menit membaca

Jakarta – Upaya pelestarian budaya Betawi terus mendapat dukungan dari berbagai kalangan. Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Jakarta ke-499, Sentra Kreatif Budaya Betawi kembali menggelar Festival Dekorasi Kampung Betawi antar-kelurahan se-Kecamatan Palmerah untuk kedua kalinya.

Rangkaian kegiatan berlangsung pada 10–11 Juni 2026 dengan penilaian di masing-masing kelurahan peserta, sementara puncak acara sekaligus pengumuman pemenang digelar di halaman Kantor Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat.

 

Ketua Sentra Kreatif Budaya Betawi, Ririn Kusumawati, menjelaskan bahwa festival tersebut bertujuan menghadirkan ikon-ikon budaya Betawi di tengah masyarakat sekaligus menjadi sarana edukasi berbasis budaya pada tingkat kelurahan.

 

Menurutnya, kampung-kampung Betawi yang dibangun melalui partisipasi masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi simbol budaya, tetapi juga berkembang sebagai destinasi wisata berbasis kearifan lokal.

Ke depan, kawasan tersebut dapat menyediakan berbagai aktivitas edukatif seperti pelatihan kesenian, kuliner khas Betawi, hingga kerajinan tangan yang dapat diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat.

Wali Kota Administrasi Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, yang hadir bersama Wakil Wali Kota Jakarta Barat dan sejumlah kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD), mengapresiasi pelaksanaan festival tersebut.

Ia berharap kegiatan serupa dapat direplikasi di kecamatan lain sebagai bagian dari penguatan identitas budaya lokal di wilayah Jakarta Barat.

Acara tersebut turut dihadiri Ketua Dewan Adat Majelis Kaum Betawi, Dr. Ing. H. Fauzi Bowo, anggota DPD RI Prof. Dr. H. Dailami Firdaus, anggota DPRD DKI Jakarta Inad Luciawati, Uwais Al Qoroni, Abdul Aziz, serta sejumlah tokoh Betawi seperti H. Ma’mun Amin, M. Ihsan selaku Sekretaris Jenderal Bamus Betawi 1982, H. Nuh, H. Toton, dan tokoh masyarakat lainnya.

Dalam sambutannya, Fauzi Bowo atau yang akrab disapa Bang Foke menyampaikan apresiasi atas inisiatif masyarakat dalam menyelenggarakan festival tersebut.

Menurutnya, kegiatan yang lahir dari partisipasi warga ini layak mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Ini merupakan gerakan budaya yang tumbuh dari bawah. Menyambut Jakarta memasuki usia 500 tahun atau lima abad pada tahun mendatang, kegiatan seperti ini sangat layak diperluas ke seluruh kecamatan di Jakarta. Insya Allah, aspirasi ini akan saya sampaikan kepada Gubernur DKI Jakarta,” ujar Bang Foke.

Sementara itu, Ketua Dewan Juri Dorri Herlambang mengumumkan para pemenang Festival Dekorasi Kampung Betawi Ke-2. Kelurahan Kota Bambu Utara berhasil meraih Juara I, disusul Kelurahan Slipi sebagai Juara II dan Kelurahan Kota Bambu Selatan sebagai Juara III.

Adapun penghargaan Harapan I diraih Kelurahan Jatipulo, Harapan II Kelurahan Palmerah, dan Harapan III Kelurahan Kemanggisan.

Seluruh pemenang memperoleh piala, piagam penghargaan, serta dana perawatan kampung sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan program pelestarian budaya Betawi di lingkungan masyarakat.

Melalui festival ini, pelestarian budaya tidak hanya diwujudkan dalam bentuk seremoni, tetapi juga melalui penguatan partisipasi masyarakat, pengembangan ruang edukasi budaya, serta pembentukan identitas kawasan yang berpotensi mendukung sektor pariwisata dan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal.