banner 970x250
banner 970x250

Menhub Punya Strategi Jitu Urai Kemacetan Mudik Lebaran

Redaktur Pelaksana
13 Apr 2023 20:54
Berita 0
2 menit membaca

Suara Government – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengaku, memiliki strategi jitu mencegah kemacetan arus mudik Lebaran 2023. Solusi itu diciptakannya, karena diprediksi puncak mudik Idul Fitri 1444 H terjadi pada 18-19 April 2023.

Dengan strategi tersebut, Budi berharap, tidak ada lagi penumpukan kendaraan selama puncak arus mudik Lebaran 2023. “Sehingga tidak terjadi puncak arus mudik yang terlalu tinggi yang menyebabkan kepadatan tidak bisa dikendalikan,” kata Budi dalam Diskusi Interaktif Program Mudik Berkesan 2023, di Kantor Kemenhub, Jakarta, Kamis (13/4/2023).

Menurutnya, salah satu strategi jitu andalannya dalam mengurai kepadatan arus kendaraan adalah One Way dan Contra Flow. Semua cara itu, diharapkan mampu membuat pemudik sampai ke kampung halaman dengan selamat dan cepat.

“Berbagai skenario rekayasa lalu lintas telah disiapkan seperti contra flow, one way, ganjil genap. Lalu ada juga, pembatasan angkutan barang, manajemen rest area, dan lain sebagainya,” ujar Budi.

Dalam memantai arus mudik lebaran, Budi menegaskan, pihaknya mengandalkan command center di Kantor Kemenhub. Melalui command center itu, pihaknya bisa berkoordinasi secara langsung dengan jajarannya di lapangan.

“Jadi, kita bikin command center semoga mudah koordinasi dengan seluruh Indonesia. Lewat layar ini, saya bisa melihat langsung kepadatan secara real time,” ucap Budi Karya.

Lanjutnya, Budi menghimbau, masyarakat untuk mudik Lebaran lebih cepat. Kalau bisa dilakukan sebelum 18-19 April 2023.

“Kalau bisa mudik besok, jangan mulai tanggal 18-19 April. Tanggal segitu macet,” kata Budi.​