banner 970x250
banner 970x250

Menpora Dito Hadiri Peresmian Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Sumpah Pemuda

Redaktur M Filky
29 Jul 2025 10:29
Berita 0
2 menit membaca

Bandar Lampung – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo menghadiri peresmian Stadion Homebase sekaligus Launching Tim, Jersey, dan Suporter Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Sumpah Pemuda PKOR Way Halim, Bandar Lampung, Senin (28/7) malam.

Dalam acara tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan tim berjuluk The Guardians of Saburai yang akan berlaga di BRI Super League musim 2025/2026. Kapolri bersama Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan CEO Bhayangkara Presisi Lampung FC sekaligus Kakorlantas RI Agus Suryonugroho menandatangani prasasti peresmian stadion, disaksikan Menpora Dito yang tampil dengan busana serba hitam.

Gubernur Rahmat Mirzani mengaku bangga karena Lampung akhirnya memiliki klub yang berkompetisi di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

“Peresmian ini menegaskan bahwa kini ada kekuatan baru sepak bola di ujung selatan Sumatera,” ujar Rahmat.

Ia berharap keberadaan Bhayangkara Presisi Lampung FC menjadi wadah lahirnya talenta lokal yang bisa menembus Tim Nasional Indonesia.

Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan penayangan video perjalanan Bhayangkara FC dari masa ke masa, disusul perkenalan pemain, pelatih, ofisial, dan jersey baru. Awan Setho dipercaya sebagai kapten tim, sementara posisi pelatih kepala dipegang Paul Munster.

Menpora bersama Kapolri, Gubernur, dan Kakorlantas kemudian menekan tombol peluncuran resmi Bhayangkara Presisi Lampung FC. Suasana semakin meriah dengan sorak-sorai ribuan suporter elBhara yang tetap bersemangat meski diguyur hujan deras.

Bhayangkara Presisi Lampung FC merupakan klub milik Polri yang sebelumnya beberapa kali berganti nama dan homebase. Tim dengan jersey kuning ini kini resmi bermarkas di Stadion Sumpah Pemuda PKOR Way Halim, Bandar Lampung. Bhayangkara pernah menorehkan prestasi besar dengan menjadi juara Liga 1 Indonesia 2017.