banner 970x250
banner 970x250

Majelis Kaum Betawi Gelar Silaturahmi Ramadhan, Gubernur Pramono Anung Paparkan Program Budaya Betawi

Redaktur M Filky
21 Mar 2025 22:48
Berita 0
3 menit membaca

Jakarta, 21 Maret 2025 – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, atau yang akrab disapa “Bang Anung”, menghadiri acara silaturahmi dan buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh Majelis Kaum Betawi (MKB) di Masjid Jami Tangkuban Perahu, Setiabudi, Jakarta Selatan, pada Jumat (21/03/2025).

Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat Betawi dan pimpinan organisasi kemasyarakatan Betawi, dalam rangka merayakan bulan suci Ramadhan.

Kehadiran Gubernur Pramono Anung dalam acara ini semakin mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat Betawi, terutama setelah ia mendapatkan gelar kehormatan “Bang Anung” dari MKB beberapa waktu lalu.

Gelar tersebut diberikan dalam sebuah acara di Pesantren Al-Ahamid, Cipayung, Jakarta Timur, sebagai penghargaan atas kontribusinya dalam memajukan masyarakat Betawi.

Dalam sambutannya, Dr. Ing. H. Fauzi Bowo, Ketua Dewan Adat Majelis Kaum Betawi, menyampaikan rasa syukur atas semakin solidnya masyarakat Betawi.

Fauzi Bowo, yang akrab disapa Bang Foke, mengungkapkan bahwa selama ini terjadi perbedaan yang cukup signifikan antara dua kubu besar, yaitu Bamus Betawi dan Bamus Suku Betawi 1982. Namun, kini keduanya telah bergabung dalam MKB, membentuk kesatuan yang lebih kuat dan harmonis.

Gubernur Pramono Anung, dalam pidatonya, mengucapkan terima kasih kepada MKB atas undangannya dan menyampaikan harapan besar untuk masa depan Jakarta yang lebih baik.

Salah satu fokus utama yang disampaikan adalah upaya untuk melestarikan dan mengoptimalkan budaya Betawi, termasuk ornamen khas Betawi seperti gapura dan batas wilayah kota.

“Sebagai bagian dari upaya memperkuat identitas budaya Betawi, kami akan mengoptimalkan ornamen khas Betawi, terutama gapura dan batas wilayah kota. Ini adalah langkah penting untuk mempertahankan keunikan budaya Betawi yang sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari Jakarta.

Selain itu, kami juga berkomitmen untuk terus melanjutkan berbagai program sosial, seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP), serta meningkatkan pelayanan publik lainnya,” ujar Pramono Anung.

Dalam kesempatan tersebut, Bang Anung juga memaparkan rencana untuk mempercepat operasional Tempat Pengolahan Sampah di Rorotan.

Ia menekankan pentingnya penyempurnaan proses pengolahan sampah yang saat ini masih dalam uji coba. Masalah bau yang mengganggu warga sekitar, yang disebabkan oleh sampah yang sudah lebih dari seminggu berada di TPS, menjadi perhatian serius.

Gubernur berharap agar sampah bisa diproses dalam waktu maksimal dua hari untuk menghindari pembusukan dan gangguan bagi masyarakat.

Acara ini juga dihadiri oleh berbagai tokoh Betawi dan pimpinan ormas Betawi, seperti Bamus Betawi, Bamus Suku Betawi 1982, Forum Betawi Rempug (FBR), FORKABI, PERMATA MHT, FORKKABI, LKB, WARKABI, dan banyak lagi. Beberapa tokoh terkemuka yang hadir antara lain Khairudin, anggota DPRD DKI Jakarta; KH. Maulana Kamal Yusuf; KH. Lufi Zawawi; H. Nuri; KH. Zaini Hamdan; serta sejumlah tokoh Betawi lainnya.

Melalui acara silaturahmi dan buka puasa bersama ini, diharapkan tercipta kerukunan yang lebih kuat antara pemerintah dan masyarakat Betawi.

Gubernur Pramono Anung pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan budaya Betawi, sekaligus membangun Jakarta menjadi kota yang lebih maju dan berbudaya.

Dengan adanya acara ini, diharapkan hubungan antara masyarakat Betawi dan pemerintah DKI Jakarta semakin harmonis, serta budaya Betawi tetap ter-lestarikan nanti di tengah pesatnya pembangunan kota Jakarta. (Red)