banner 970x250
banner 970x250

Wamenpora Taufik Sampaikan Paparan dalam Uji Publik Monev Keterbukaan Informasi Publik 2025

Redaktur M Filky
19 Nov 2025 23:44
2 menit membaca

Jakarta – Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) Taufik Hidayat mewakili Menpora Erick Thohir menghadiri Presentasi Uji Publik Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 di Hotel Grand Mercure Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (19/11). Kegiatan ini menjadi bagian dari penilaian Keterbukaan Informasi Publik (KIP) tahun 2025.

Didampingi Sesmenpora Gunawan Suswantoro, Wamenpora Taufik memaparkan di hadapan tim penilai yang terdiri dari Rospita Vici Paulyn (Komisi Informasi Pusat), Karyono Wibowo (Indonesian Public Institute), dan Moh Yasin (hukumonline).

Wamenpora Taufik menegaskan, Kemenpora berkomitmen menyediakan layanan informasi yang terbuka, mudah diakses, dan akuntabel, sejalan dengan visi Menpora Erick Thohir dalam membentuk pemuda berkarakter melalui transformasi olahraga, masyarakat yang bugar, duta bangsa berprestasi di tingkat dunia, serta industri olahraga yang mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Dalam strategi transformasi kelembagaan, Kemenpora melakukan reformasi birokrasi dan deregulasi dengan menyederhanakan 191 Permenpora menjadi maksimal 20 peraturan, sekaligus melakukan evaluasi tata kelola administrasi agar penggunaan dana APBN transparan dan akuntabel.

Di bidang inovasi dan digitalisasi, Wamenpora Taufik memaparkan keberadaan:

  • Kawalpora: situs pengelolaan pendanaan olahraga nasional untuk akuntabilitas dan transparansi anggaran.
  • Sitenor: situs data tenaga keolahragaan berlisensi dari tingkat lokal hingga internasional, dapat diakses publik.

Untuk pelayanan publik, Kemenpora menghadirkan program Bincang Literasi, wadah dialog edukatif bagi generasi muda, serta fasilitas ramah disabilitas, seperti akses kursi roda, guiding block, toilet khusus, jalur landai, formulir braille, bahan bacaan braille, audiobook, dan fitur website disabilitas.

Dalam diseminasi informasi, Kemenpora memiliki:

  • Internal: Sharing dan Inovasi Generasi Muda ASN (SIGMA), wadah kolaboratif ASN muda berbagi ilmu dan gagasan.
  • Eksternal: Forum Keterbukaan Informasi Publik, sebagai sarana partisipatif menyampaikan ide, saran, dan masukan masyarakat.

Wamenpora Taufik juga menegaskan kebijakan strategis Kemenpora dalam Asta Cita, terutama poin empat yang mencakup prestasi olahraga, penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas, yang dibagi menjadi program kepemudaan dan keolahragaan.

Sebagai badan publik peringkat pertama Monev KIP 2024, Wamenpora menyatakan, mempertahankan predikat Informatif lebih berat, dan menjadi tantangan bagi seluruh jajaran Kemenpora untuk terus memperbaiki layanan informasi.

“Keterbukaan itu dimulai dari unsur pimpinan, baru kemudian diikuti yang lain. Semua butuh proses, tapi cara kita mempercepatnya penting,” ujar Wamenpora. Ia menegaskan, Kemenpora akan terus meningkatkan kinerja agar badan publik ini bisa naik tingkat dalam keterbukaan informasi.