
SUARA GOVERNMENT – Pengurus Pusat Perkumpulan Mahasiswa Indonesia (PP-PMI) kembali menggelar aksi demonstrasi di depan Mabes Polri dalam rangkaian aksi jilid III, menuntut pencopotan Kasat Lantas Polres Kabupaten Sukabumi. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes atas kecelakaan maut yang melibatkan taksi gelap di Gerbang Tol Ciawi dan menyebabkan korban jiwa.
Demonstrasi yang berlangsung pada Kamis sore ini diwarnai dengan simbolis tabur bunga dan pemasangan bendera kuning, sebagai bentuk penghormatan kepada para korban kecelakaan tersebut.
Dalam orasinya, Koordinator Aksi, Ali Moma, menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk keseriusan PP-PMI dalam mendesak Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo untuk segera mencopot Kasat Lantas Polres Kabupaten Sukabumi.
“Kami sudah tiga kali turun ke Mabes Polri untuk menuntut kejelasan. Kecelakaan ini terjadi karena kelalaian aparat dalam melakukan tindakan preventif terhadap maraknya taksi gelap di Kabupaten Sukabumi. Ini bukan sekadar pelanggaran lalu lintas, tetapi sudah menyangkut nyawa manusia,” ujar Ali Moma dalam orasinya.
Selain aksi unjuk rasa, massa PP-PMI juga menggelar buka puasa bersama di depan Mabes Polri, bersama dengan aparat kepolisian yang bertugas mengamankan jalannya aksi. Mereka juga membagikan makanan kepada pengguna jalan sebagai bentuk kepedulian sosial.
PP-PMI menegaskan akan terus melakukan aksi lanjutan hingga tuntutan mereka dipenuhi. “Kami meminta secara tegas kepada Kapolri dan Kakorlantas untuk segera mencopot Kasat Lantas Polres Kabupaten Sukabumi. Jika tuntutan ini tidak dipenuhi, kami akan terus turun ke jalan hingga ada keputusan yang jelas,” tutup Ali Moma.

Aksi berjalan dengan tertib dan damai, dengan pengawalan ketat dari pihak kepolisian. Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Mabes Polri terkait tuntutan yang disampaikan oleh PP-PMI.