
Jakarta, 14 Februari 2026 – Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Serikat Mahasiswa Betawi Indonesia (SERAMBI) menggelar kegiatan refleksi satu tahun kinerja Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang dirangkaikan dengan santunan anak yatim serta fuqoro wal masakin.
Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Al Barkah, lantai 3 Rusunawa Pasar Rumput, Jakarta, dan dihadiri oleh PB SERAMBI, anak-anak yatim, fuqoro wal masakin, Pengelola Rusunawa Pasar Rumput (Pasar Jaya), serta Dewan Kemakmuran Masjid (DKM).
Acara berlangsung khidmat dengan rangkaian pidato kebangsaan, tausiah, doa bersama, serta penyerahan santunan sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat sekitar.
Dalam pidatonya, Amirullah Hijrian menyampaikan bahwa SERAMBI akan terus memprioritaskan sektor pendidikan dan pelestarian budaya Betawi, khususnya bagi generasi muda di wilayah padat penduduk.
Menurutnya, program SERAMBI meliputi pendampingan siswa putus sekolah, pembinaan karakter, hingga pelestarian nilai-nilai budaya Betawi sebagai identitas lokal yang harus dijaga bersama.
“Kami percaya bahwa pendidikan dan budaya adalah kunci perubahan. Bapak dan ibu yang anaknya putus sekolah bisa segera melapor ke SERAMBI. Kami yakin pemerintah, baik Gubernur maupun Presiden, memiliki kepedulian besar terhadap persoalan anak putus sekolah dan pelestarian budaya,” ujar Amirullah Hijrian.
Pasar Jaya dan DKM Masjid Al Barkah menyambut baik inisiatif tersebut. Mereka berharap kegiatan refleksi dan santunan dapat dilakukan secara berkelanjutan dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.
SERAMBI menegaskan komitmennya untuk terus menjadi wadah penggerak pendidikan, pelestarian budaya Betawi, serta aksi sosial di tengah masyarakat.