banner 970x250
banner 970x250

Refleksi Hari Lahir Pancasila, Zulfikar Mat Peci Tekankan Peran Advokat dalam Menjaga Keadilan Sosial

Redaktur Pelaksana
1 Jun 2026 13:05
2 menit membaca

Jakarta – Momentum Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen bangsa untuk terus mengamalkan nilai-nilai dasar negara dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Advokat dan aktivis Jakarta, Zulfikar atau yang akrab disapa Mat Peci, menilai Pancasila harus tetap menjadi pijakan utama dalam pembangunan hukum dan penguatan keadilan sosial di Indonesia.

Menurut Zulfikar, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila memiliki posisi strategis sebagai pedoman moral dalam penyelenggaraan negara, termasuk dalam praktik penegakan hukum yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Pancasila tidak hanya menjadi dasar konstitusional negara, tetapi juga harus menjadi pedoman dalam mewujudkan keadilan, persatuan, dan penghormatan terhadap hak-hak masyarakat,” kata Zulfikar dalam keterangannya di Jakarta, Senin (1/6/2026).

Ia menilai tantangan yang dihadapi bangsa saat ini semakin kompleks, mulai dari perubahan sosial, perkembangan teknologi, hingga dinamika politik dan ekonomi global.

Karena itu, penguatan nilai-nilai Pancasila dinilai penting agar arah pembangunan nasional tetap berada dalam koridor kepentingan rakyat dan bangsa.

Sebagai praktisi hukum, Zulfikar menegaskan bahwa profesi advokat memiliki tanggung jawab moral untuk ikut menjaga tegaknya prinsip keadilan sosial sebagaimana termuat dalam sila kelima Pancasila.

Menurutnya, penegakan hukum harus mampu memberikan perlindungan kepada seluruh warga negara tanpa diskriminasi.

Selain itu, Ketua KAHMI Jakarta Pusat tersebut juga mengajak generasi muda, khususnya mahasiswa dan kalangan akademisi hukum, untuk menjadikan Pancasila sebagai sumber inspirasi dalam membangun kesadaran hukum yang berlandaskan nilai kebangsaan dan kemanusiaan.

Ia berpandangan bahwa pemahaman terhadap hukum tidak cukup hanya berorientasi pada aspek normatif, tetapi juga harus memperhatikan nilai moral, etika, dan semangat keadilan yang hidup di tengah masyarakat.

Dalam peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini, Zulfikar berharap seluruh komponen bangsa dapat memperkuat komitmen bersama dalam menjaga persatuan nasional serta memperkuat budaya hukum yang berkeadilan.

“Pancasila harus terus hidup dalam tindakan nyata, baik dalam penyusunan kebijakan, penegakan hukum, maupun kehidupan sosial sehari-hari. Dengan begitu, cita-cita keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dapat terus diwujudkan,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan Indonesia menghadapi berbagai tantangan masa depan sangat bergantung pada kemampuan seluruh elemen bangsa dalam menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi kehidupan bernegara.

Dengan semangat tersebut, Hari Lahir Pancasila tidak hanya menjadi peringatan historis, tetapi juga momentum memperkuat arah pembangunan bangsa yang berkeadilan dan berkelanjutan.