banner 970x250
banner 970x250

Peduli Korban Bencana NTT, Basodara Jabodetabek Serahkan Bantuan ke Badan Penghubung NTT

Redaktur M Filky
8 Sep 2026 13:07
Berita 0
2 menit membaca

Jakarta — Yayasan Harapan Peduli Kemanusiaan Basodara Jabodetabek menyerahkan bantuan kemanusiaan untuk masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak bencana.

Agenda serah terima bantuan berlangsung di Kantor Badan Penghubung Provinsi NTT di Jakarta, Jalan Tebet Timur Dalam Raya No. 42, Jakarta Selatan, Selasa (8/9/2026).

Penasihat Yayasan Harapan Peduli Kemanusiaan, Yunedi Rame Ga, mengatakan bantuan tersebut dihimpun dari teman-teman Basodara di seluruh wilayah Jabodetabek. Bantuan yang dikumpulkan meliputi kebutuhan pokok dan berbagai keperluan lainnya bagi masyarakat terdampak bencana.

“Bantuan ini kami himpun dari teman-teman Basodara se-Jabodetabek, mulai dari kebutuhan pokok dan kebutuhan lainnya. Ini sebagai bentuk rasa kecintaan dan persaudaraan kami kepada saudara-saudara kita di NTT yang terdampak bencana,” ujar Yunedi.

Yunedi juga menyampaikan terima kasih kepada Florida Taty Setyawati, Kepala Badan Penghubung Provinsi NTT di Jakarta, yang telah menerima bantuan serta mendukung proses penghimpunan dan penyaluran bantuan tersebut.

Sementara itu, Koordinator Yayasan Harapan Peduli Kemanusiaan, Yollando Edward Daniel, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas Basodara Jabodetabek terhadap masyarakat NTT yang terdampak bencana.

Menurut Yollando, penghimpunan bantuan dilakukan dengan semangat gotong royong dan persaudaraan. Ia berharap bantuan yang terkumpul dapat memberikan manfaat serta meringankan beban masyarakat terdampak.

“Ini merupakan bentuk kepedulian dan rasa persaudaraan kami. Basodara Jabodetabek ingin ikut mengambil bagian membantu saudara-saudara kita di NTT. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak,” kata Yollando.

Di tempat yang sama, Florida Taty Setyawati mengatakan Kantor Badan Penghubung Provinsi NTT di Jakarta menjadi posko utama aksi peduli diaspora NTT di Jabodetabek.

“Ini merupakan posko utama aksi peduli diaspora yang ada di Jabodetabek. Bantuan datang dari berbagai pihak, termasuk yayasan,” ujar Florida.

Florida menyebut bantuan yang diterima berasal dari berbagai pihak dengan jenis dan jumlah yang beragam. Salah satu bantuan terbesar yang diterima mencapai 17,9 ton.

Ia menjelaskan, bantuan tersebut rencananya akan disalurkan kepada masyarakat terdampak setelah masa tanggap darurat berakhir, mulai 12 September 2026.

Serah terima bantuan ini menjadi bentuk solidaritas Basodara Jabodetabek terhadap masyarakat NTT yang terdampak bencana. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus meringankan beban warga dalam memasuki masa pemulihan pascabencana.