banner 970x250
banner 970x250

Menpora Erick dan Kepala BPKP Teken Nota Kesepahaman Sinergitas Pelaksanaan Tugas dan Fungsi Pengawasan

Redaktur M Filky
18 Nov 2025 22:30
2 menit membaca

Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir dan Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh menandatangani nota kesepahaman terkait sinergitas pelaksanaan tugas dan fungsi pengawasan di lingkungan Kemenpora.

Acara penandatanganan berlangsung di Kantor BPKP, Jakarta, Selasa (18/11). Menpora Erick menekankan bahwa kerja sama ini bertujuan menjaga keuangan negara agar penggunaan anggaran tepat sasaran, akuntabel, dan mendukung transformasi Kemenpora.

“Hari ini saya dan Kepala BPKP bersepakat agar BPKP mengawal menyeluruh program transformasi Kemenpora,” ujar Menpora Erick.

Dalam kesempatan tersebut, Menpora Erick juga menyampaikan langkah penyederhanaan aturan, dari 191 peraturan menteri sejak 2009 menjadi 5–20 aturan, termasuk Permenpora Nomor 14 Tahun 2024 tentang Standar Pengelolaan Organisasi Olahraga Lingkup Olahraga Prestasi, yang sempat menimbulkan polemik di kalangan stakeholder olahraga nasional.

Menpora Erick menegaskan fokus pembangunan karakter pemuda serta penguatan olahraga sebagai duta bangsa yang mencerminkan kedigdayaan Indonesia. Ia juga menekankan perlunya program strategis yang berjenjang untuk 17 cabang olahraga unggulan, disesuaikan dengan karakteristik masing-masing cabang, misalnya sistem sirkuit untuk bulutangkis dan pelatnas jangka panjang untuk renang.

Selain itu, Menpora Erick menyatakan komitmen untuk mengembangkan pusat pembinaan atlet dan akademi olahraga yang mampu melahirkan jenjang atlet berkelanjutan dari tingkat unggulan hingga elit. Dalam ranah kepemudaan, program seperti karang taruna dan Pramuka menjadi fondasi penting dalam pembangunan karakter generasi muda.

Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh menyambut baik kerja sama ini dan memastikan dukungan penuh bagi Kemenpora. “Ini awal dari membangun komitmen. Kami siap membantu agar tujuan Pak Menteri dalam membangun kepemudaan dan keolahragaan dapat terwujud dengan baik,” pungkasnya.

Nota kesepahaman ini menjadi langkah strategis memperkuat akuntabilitas, sinergi antar lembaga, dan pengembangan program kepemudaan serta olahraga nasional.