banner 970x250
banner 970x250

Menpora Erick Bersama Gubernur DKI Pramono Anung Tutup Popnas dan Peparpenas 2025

Redaktur M Filky
9 Nov 2025 20:56
2 menit membaca

Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung secara resmi menutup Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XVII dan Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (Peparpenas) XI Jakarta 2025 di GOR Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro (GMSB), Minggu (9/11).

Menpora Erick menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas suksesnya dua ajang olahraga pelajar terbesar di Tanah Air tersebut. Menurutnya, Popnas dan Peparpenas merupakan wadah strategis untuk melahirkan atlet-atlet muda berprestasi Indonesia di masa depan.

“Luar biasa, Kemenpora menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sehingga event ini bisa berjalan dengan baik,” ujar Menpora Erick.

Selama pelaksanaan pertandingan, Menpora Erick menilai para atlet telah menunjukkan semangat juang tinggi, disiplin, serta menjunjung nilai-nilai sportivitas. Ia berharap capaian tersebut terus ditingkatkan untuk menghadapi kejuaraan-kejuaraan berikutnya, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Menpora Erick juga menyoroti pelaksanaan Popnas dan Peparpenas yang digelar secara bersamaan sebagai wujud nyata kemajuan olahraga nasional yang semakin inklusif.

“Saya menekankan bahwa yang lebih penting dari medali dan kemenangan adalah kesempatan untuk belajar tentang sportivitas serta memperkuat persatuan Indonesia melalui olahraga,” jelasnya.

Lebih lanjut, Menpora Erick menegaskan bahwa kesuksesan Popnas dan Peparpenas sejalan dengan prioritas nasional keempat RPJMN 2025–2029, yakni memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui olahraga serta menguatkan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.

“Dari Popnas dan Peparpenas inilah akan lahir calon-calon atlet masa depan Indonesia yang kelak mampu mengibarkan Merah Putih di panggung internasional,” terang Menpora Erick.

Dalam penyelenggaraan Popnas 2025, Provinsi DKI Jakarta keluar sebagai juara umum, disusul Jawa Tengah dan Jawa Timur. Sementara pada Peparpenas 2025, Jawa Barat berhasil menjadi juara pertama, diikuti Jawa Tengah dan DKI Jakarta.

Popnas 2025 diikuti oleh 38 provinsi, mempertandingkan 23 cabang olahraga dengan 344 nomor pertandingan, serta melibatkan 5.175 atlet pelajar. Adapun Peparpenas 2025 juga diikuti 38 provinsi dengan 608 atlet yang bertanding di empat cabang olahraga.

Ajang Popnas 2025 mencatatkan sejumlah rekor baru pada cabang olahraga angkat besi melalui Kevin Andrian (Riau), Khoirul Dwi Anggraeni (Jawa Tengah), dan Leonard Immanuel (Papua). Sementara pada Peparpenas 2025, rekor tercipta melalui I Kadek Dwi Purnama (Bali) di cabang tolak peluru, serta Syailendra Ihza Firmansyah dan Siti Aisyah yang mencatatkan waktu terbaik pada nomor 100 meter gaya dada dan 100 meter gaya punggung.

“Prestasi ini menjadi bukti semangat, kerja keras, dan tekad pantang menyerah generasi muda Indonesia. Ke depan, kita akan terus melakukan konsolidasi demi kemajuan olahraga nasional,” pungkas Menpora Erick.