
JAKARTA, – Kaum Muda Syarikat Islam (SI) Salim Wehfany menyatakan dukungannya terhadap pernyataan Presiden Prabowo Subianto mengenai istilah “Londo Ireng” sebagai bagian dari kritik terhadap pihak-pihak yang dinilai lebih mengutamakan kepentingan asing dibandingkan kepentingan nasional.
Menurut Kaum SI, apabila terdapat dugaan adanya pihak yang merugikan kepentingan bangsa, maka langkah yang tepat adalah mengedepankan transparansi dan akuntabilitas.
Karena itu, Kaum SI meminta agar data dan fakta yang menjadi dasar pernyataan tersebut dapat dibuka kepada publik sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Transparansi penting agar masyarakat memperoleh informasi yang jelas dan tidak menimbulkan spekulasi.
Jika memang ada data yang mendukung, sebaiknya disampaikan melalui mekanisme yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” ujar perwakilan Kaum SI.
Kaum SI juga menegaskan bahwa semangat menjaga kedaulatan bangsa harus dibarengi dengan penghormatan terhadap prinsip negara hukum, asas praduga tak bersalah, serta penyampaian informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.
Mereka berharap keterbukaan informasi dapat memperkuat kepercayaan publik sekaligus menjadi dasar bagi upaya bersama dalam menjaga kepentingan nasional secara objektif dan konstruktif.