banner 970x250
banner 970x250

Jelang Kongres IX, SEMMI Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Dorong Kemandirian Pangan Nasional

Redaktur Pelaksana
1 Mei 2026 13:00
2 menit membaca

SUARAGOVERNMENT— Menjelang pelaksanaan Kongres ke-IX, Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) melakukan audiensi strategis dengan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan.

Pertemuan ini menegaskan komitmen bersama antara mahasiswa dan pemerintah dalam memperkuat kemandirian serta ketahanan pangan nasional.

Ketua Umum PB SEMMI, Bintang Wahyu Saputra, menyampaikan apresiasi atas capaian pemerintah dalam mewujudkan swasembada beras.

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan langkah awal menuju kedaulatan pangan yang lebih menyeluruh.

“Capaian swasembada beras menjadi fondasi penting. Ke depan, kemandirian pangan harus diperluas ke seluruh komoditas strategis agar Indonesia semakin kuat dan tidak bergantung pada impor,” ujarnya di Jakarta, Selasa (28/4/2026).

Dalam audiensi tersebut, PB SEMMI turut memaparkan sejumlah program unggulan, salah satunya pengembangan petani milenial.

Program ini dinilai strategis dalam mendorong regenerasi petani serta menghadirkan inovasi di sektor pertanian yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.

Sebagai implementasi konkret, SEMMI akan menggelar panen raya bawang di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang diharapkan menjadi simbol kebangkitan peran generasi muda dalam sektor pertanian.

Kehadiran Menko Pangan dalam agenda tersebut juga diharapkan dapat memperkuat dukungan pemerintah terhadap gerakan petani milenial.

Tak hanya itu, Zulkifli Hasan juga dijadwalkan menghadiri sekaligus membuka Kongres SEMMI ke-IX di Banten pada 21–25 Juli 2026.

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah akan menghadirkan program tebus murah pangan guna menjaga stabilitas harga dan meningkatkan akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok.

Kongres SEMMI ke-IX diharapkan menjadi momentum konsolidasi nasional mahasiswa dalam merumuskan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa, khususnya dalam memperkuat sektor pangan sebagai pilar utama kedaulatan dan kesejahteraan nasional.