banner 970x250
banner 970x250

Prabowo Janjikan Bonus Atlet Emas SEA Games 2025 Naik Jadi Rp 1 Miliar, Siapkan Pusat Latihan 500 Hektare

Redaktur M Filky
5 Des 2025 22:17
2 menit membaca

Jakarta – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen kuat pemerintah dalam memperkuat pembinaan olahraga nasional, salah satunya melalui peningkatan insentif bagi atlet berprestasi serta pembangunan pusat pelatihan olahraga berskala internasional.

Komitmen tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat melepas Kontingen Indonesia menuju SEA Games ke-33 Tahun 2025 Thailand di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (5/12) sore.

Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa bonus atlet peraih medali emas perorangan pada SEA Games Kamboja 2023 yang sebelumnya sekitar Rp 525 juta, akan ditingkatkan menjadi Rp 1 miliar pada SEA Games 2025 Thailand. Kenaikan bonus tersebut telah ia sampaikan langsung kepada Menpora Erick Thohir dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

“Bagi mereka yang berhasil, saya sudah memberi petunjuk ke Menpora Erick Thohir, bahwa negara akan memberi tempat terbaik bagi peraih medali emas. Bertandinglah dengan sepenuh hati, konsentrasi, berani dan percaya diri. Jaga disiplin, tetap rendah hati, dan berbuat yang terbaik,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo bahkan menegaskan langsung rencana peningkatan bonus tersebut di hadapan para pejabat terkait.
“Bagaimana Pak Menpora, peraih emas kita kasih insentif, anggaran Rp 500 jutaan bisa dinaikkan menjadi Rp 1 miliar, bisa kan Pak Mensesneg? Alhamdulillah,” imbuhnya.

Selain soal insentif, Presiden Prabowo menekankan bahwa olahraga merupakan simbol ketangguhan dan kehormatan bangsa. Ia menyebut, sejarah olahraga dunia berakar pada nilai keprajuritan, yang menuntut disiplin tinggi, kekuatan mental, dan ketekunan dari setiap atlet.

“Olahraga adalah lambang kehidupan, analogi kehidupan itu sendiri. Sejarah Olimpiade berangkat dari olahraga keprajuritan,” tegasnya.

Untuk mendukung prestasi jangka panjang, Presiden juga mengungkapkan rencana pembangunan pusat olahraga modern di atas lahan minimal 500 hektare. Pusat pelatihan tersebut dirancang sebagai sentra pembinaan jangka panjang guna melahirkan atlet-atlet unggulan sejak usia dini hingga level Olimpiade.

“Saya sudah bicara dengan Menpora. Ke depan kita bertekad melakukan pembinaan olahraga jangka panjang dengan membangun pusat olahraga besar minimal 500 hektare. Kita didik anak-anak kita sejak usia 8 tahun, datangkan pelatih terbaik, dan membangun pusat latihan berkesinambungan hingga Olimpiade,” ungkap Kepala Negara.

Presiden Prabowo optimistis, dengan sistem pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan, Indonesia akan mampu melahirkan pahlawan-pahlawan olahraga yang mengharumkan nama bangsa di tingkat dunia.

“Saya yakin, dengan pembinaan seperti ini, dari hampir 300 juta penduduk Indonesia akan lahir pahlawan-pahlawan muda yang mengangkat harkat dan martabat bangsa di mata dunia,” pungkas Presiden Prabowo Subianto.