banner 970x250
banner 970x250

Menpora Erick Terima Ketua NPC dan CdM ASEAN Para Games 2026 Thailand, Bahas Sinkronisasi Program dan Target

Redaktur M Filky
10 Nov 2025 23:45
2 menit membaca

Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir menerima Ketua National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, Senny Marbun, dan Chef de Mission (CdM) ASEAN Para Games 2026 Thailand, Reda Manthovani, di Ruang Rapat Lantai 10 Kemenpora, Senayan, Jakarta, Senin (10/11) pagi.

Pertemuan tersebut membahas sinkronisasi program pembinaan NPC Indonesia serta penetapan target prestasi pada ASEAN Para Games 2026 Thailand. Usai pertemuan, Menpora Erick bersama jajaran NPC dan CdM langsung menggelar konferensi pers.

Menpora Erick menegaskan bahwa sinkronisasi program antara Kemenpora dan NPC merupakan kunci utama peningkatan prestasi olahraga disabilitas nasional.

“Tidak mungkin kita membangun olahraga tanpa keterbukaan dan sinkronisasi program. Oleh karena itu, saya berharap mulai hari ini sampai 2029, Kemenpora dan NPC bisa duduk bersama untuk membahas apa saja programnya. Ini yang paling penting dalam melakukan persiapan,” ujar Menpora Erick.

Terkait target ASEAN Para Games 2026 Thailand, Menpora Erick mengungkapkan bahwa NPC Indonesia menargetkan 120 medali emas dengan posisi peringkat kedua. Target tersebut mempertimbangkan status Thailand sebagai tuan rumah yang dinilai sangat agresif membidik juara umum dengan target 174 medali emas.

“NPC menargetkan 120 medali emas dan berada di posisi dua. Thailand sebagai tuan rumah menargetkan 174 emas dan sangat agresif. Melihat peta kekuatan saat ini, posisi nomor dua masih realistis untuk kita kejar,” jelasnya.

Menpora Erick juga menekankan pentingnya keterbukaan dalam menetapkan target agar menjadi bahan evaluasi dan introspeksi bersama.

“Terkait target, kita harus terbuka dan tidak perlu malu. Justru dari situ kita bisa melakukan introspeksi dan memperkuat kebersamaan dalam persiapan ke depan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua NPC Indonesia Senny Marbun menyampaikan apresiasi atas arahan langsung yang diberikan Menpora Erick. Ia mengakui bahwa target pada ASEAN Para Games 2026 tidak memungkinkan Indonesia mempertahankan status juara umum seperti edisi sebelumnya.

“Kami sudah mendapatkan banyak arahan dari Bapak Menteri terkait apa yang harus dilakukan NPC ke depan. Untuk Thailand nanti, target memang tidak bisa seperti kemarin karena keterbatasan anggaran dan waktu TC. Kami hanya memiliki sekitar dua bulan TC, dan itu sangat mepet untuk mengejar juara umum,” ungkap Senny.

Senada, CdM ASEAN Para Games 2026 Thailand, Reda Manthovani, menyampaikan bahwa para atlet Indonesia saat ini sudah mulai menjalani pemusatan latihan.

“Target kami adalah 120 medali emas dengan harapan bisa meraih peringkat dua. Persiapan memang terbatas, tetapi kami mohon doa dan dukungan agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai,” kata Reda.

Dengan sinergi yang lebih kuat antara Kemenpora dan NPC, diharapkan persiapan Indonesia menuju ASEAN Para Games 2026 Thailand dapat berjalan lebih terarah dan optimal demi menjaga prestasi olahraga disabilitas di tingkat regional.