
SUARA GOVERNMENT, Bekasi – Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Jakarta Selatan menggelar kegiatan sosialisasi bertajuk “Bakti KAHMI Jaksel untuk Ketahanan Energi” di Kota Bekasi, Sabtu (29/11). Acara ini menghadirkan alumni HMI, aktivis daerah, serta warga yang ingin memahami lebih dalam kebijakan dan program energi Pertamina.
Bendahara KAHMI Jaksel, Harjono, menjelaskan kegiatan ini digelar untuk memperluas pemahaman masyarakat terkait ketersediaan energi, pemanfaatan BBM secara tepat, dan program strategis Pertamina dalam memenuhi kebutuhan energi nasional. Ia menyebut kegiatan ini sekaligus menjadi ruang silaturahmi dan kolaborasi antara KAHMI, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan di sektor energi.
Komisioner KPU Bekasi, Faris Ismu Amir Hatala, yang hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa ketahanan energi merupakan aspek penting dalam pembangunan nasional.
“Melalui kegiatan ini, semoga literasi energi masyarakat semakin meningkat dan membuka ruang dialog terkait isu-isu energi nasional. Kehadiran KAHMI Jaksel menunjukkan komitmen kuat untuk terlibat aktif memperkuat ketahanan energi sebagai kontribusi bagi bangsa,” ujar Faris.
Tenaga Ahli DPD RI, Ahmad Husni, juga memaparkan berbagai program prioritas seperti pemanfaatan BBM berkualitas, transformasi menuju energi bersih, serta layanan digital Pertamina yang memudahkan akses masyarakat terhadap energi.
“Kolaborasi dengan komunitas seperti KAHMI sangat penting agar informasi energi bisa tersampaikan secara akurat dan mudah dipahami,” ungkapnya.
Acara berlangsung interaktif lewat sesi tanya jawab mengenai distribusi energi, subsidi, hingga isu lingkungan. Kegiatan ini diharapkan mampu memperluas pemahaman publik mengenai peran Pertamina dan mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga ketahanan energi nasional.
Di akhir acara, Harjono menegaskan komitmen KAHMI Jaksel untuk terus menghadirkan program sosial, edukasi, dan pengabdian masyarakat di berbagai sektor, termasuk energi, lingkungan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi.