banner 970x250
banner 970x250

Menpora Dito: Sumbar Bisa Jadi Pusat Budaya Pencak Silat Indonesia

Redaktur M Filky
3 Jul 2025 15:32
Berita 0
1 menit membaca

Padang – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung pengembangan pencak silat, baik sebagai warisan budaya maupun cabang olahraga berprestasi. Hal itu ia sampaikan saat menghadiri pelantikan Pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Sumatera Barat periode 2025–2029 di Auditorium Gubernuran, Kamis (3/7).

Pelantikan dilakukan Wakil Ketum PB IPSI, Laksda TNI (Purn) Djayeng Tirto Soedarsono. Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimi, resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum IPSI Sumbar bersama jajaran pengurus lainnya.

“Saya hadir bukan hanya sebagai Menpora, tapi juga bagian dari keluarga pencak silat. Saya ingin lihat langsung apa yang bisa kita bantu kembangkan di Sumatera Barat,” kata Dito.

Dito menyebut Kemenpora tengah merancang klusterisasi olahraga sesuai kekhasan daerah. Sumbar, menurutnya, punya kekuatan besar di pencak silat. Ia bahkan menggagas pembangunan GOR bergaya Rumah Gadang sebagai pusat pelatihan sekaligus pertunjukan pencak silat.

“Silat lahir dari sini. Kenapa tidak kita buat GOR arsitekturnya Rumah Gadang, isinya pusat budaya dan olahraga pencak silat. Ini bukan cuma olahraga, tapi juga warisan budaya dan potensi wisata,” ujarnya.

Dito mendorong IPSI Sumbar tak hanya mengejar prestasi, tapi juga menjadikan pencak silat bagian dari ekosistem budaya dan pariwisata. “Jadikan Sumbar pusat budaya pencak silat Indonesia. Kami siap dukung seribu persen,” tegasnya.