banner 970x250
banner 970x250

Sah! Bamus Suku Betawi 1982 Jakarta Selatan dilantik Haji Oding

Redaktur M Filky
3 Jul 2025 22:23
Berita 0
2 menit membaca

Jakarta, 3 Juli 2025  –  Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Bamus Suku Betawi 1982 Kota Administrasi Jakarta Selatan periode 2025–2030 resmi dilantik dalam sebuah prosesi di Hotel Arion Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (3/7). Acara pelantikan ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum Bamus Suku Betawi 1982, H. Zaenudin atau yang akrab disapa Haji Oding.

Dalam sambutannya, Haji Oding menegaskan bahwa masyarakat Betawi bukan sekadar bagian dari sejarah Jakarta, tapi sudah ada jauh sebelum nama Batavia muncul.

“Peradaban Betawi adalah salah satu yang tertua di Nusantara. Menjadi pusat perdagangan antar bangsa-bangsa sejak era sebelum Masehi. Maka sangat wajar bila masyarakat Betawi sudah berada di pentas global sejak ribuan tahun yang lalu,” ujar Haji Oding.

Usai sambutan, prosesi pelantikan dilanjutkan. Yusuf, S.I.Kom atau Bang Usup, resmi dilantik sebagai Ketua DPD Bamus Suku Betawi 1982 Jakarta Selatan. Pria berusia 47 tahun ini juga dikenal sebagai Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta.

Dalam pidatonya, Bang Usup menyampaikan tekadnya untuk menjadikan Betawi di Jakarta Selatan tetap relevan di tengah modernisasi dan perubahan kota.

“Jakarta Selatan adalah kawasan dengan masyarakat Betawi terbanyak. Maka warga Betawi harus adaptif terhadap perubahan, tapi tetap menjaga marwah peradaban Betawi,” ujarnya.

Menurut Bang Usup, keberadaan Bamus Suku Betawi 1982 harus menjadi motor penggerak agar masyarakat Betawi tetap menjadi tuan rumah yang ramah, terbuka, dan punya daya saing di era Jakarta menuju kota global.

“Kaum Betawi punya tanggung jawab menjaga Jakarta Selatan yang kondusif dan ramah bagi siapa saja. Dan kami siap mensukseskan Jakarta sebagai kota global yang berbudaya,” tambahnya.

Penutupan acara pelantikan diisi oleh Wakil Ketua Umum Bamus Suku Betawi 1982, Haji Saiful Rachmat Dasuki, yang juga mantan Wakil Menteri Agama RI periode 2023–2024. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya konsolidasi dan kesadaran kolektif masyarakat Betawi.

“Banyak yang ingin Betawi tetap kerdil dan terpecah belah. Maka kaum muda Betawi harus mulai memikirkan masa depan Betawi, jangan hanya larut dalam romantisme,” kata Saiful.

Ia juga menyambut baik dominasi kaum muda dalam struktur baru Bamus Betawi Jakarta Selatan.

“Denyut masa depan Betawi semakin terasa. Harapan itu mulai bangkit dari pelantikan ini,” tutupnya.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Majelis Adat Bamus Suku Betawi 1982, para Wakil Ketua Umum, Sekretaris Jenderal Muhammad Ichsan, serta berbagai ormas pendukung dan elemen masyarakat dari Jakarta Selatan.