
Jakarta, 11 Mei 2026 — Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin, resmi mendeklarasikan Partai Rakyat Indonesia atau PRI sebagai partai politik baru di Jakarta pada 8 Agustus 2025.
Partai yang dipimpin Nazaruddin tersebut mengusung ideologi Pancasila dan nasionalisme religius dengan posisi politik kanan-tengah hingga sayap kanan. PRI juga menyatakan dukungan terbuka terhadap program Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Dalam struktur kepengurusan pusat, Nazaruddin menjabat sebagai Ketua Umum, sementara posisi Sekretaris Jenderal diisi oleh Adhitya Yusma. Partai tersebut berkantor pusat di Jakarta dengan lambang kepala harimau putih yang dikelilingi padi dan kapas.
Nazaruddin menegaskan bahwa PRI bukan kelanjutan dari partai lama era Presiden Soekarno, melainkan partai baru dengan konsep politik modern yang menargetkan pembentukan struktur organisasi hingga tingkat desa selesai pada 2026.
“PRI hadir sebagai wadah politik baru yang ingin menjangkau masyarakat secara langsung hingga akar rumput. Kami ingin membangun partai yang modern, terbuka, dan memiliki arah politik yang jelas,” ujar Nazaruddin dalam keterangannya, Senin (11/5/2026).
Ia juga menyebut PRI akan fokus pada penguatan ekonomi kerakyatan, stabilitas nasional, serta dukungan terhadap program-program strategis pemerintah.
Nama Nazaruddin sendiri sebelumnya dikenal luas dalam kasus korupsi proyek Wisma Atlet SEA Games 2011 yang sempat menjadi perhatian nasional. Kini, kemunculannya kembali di panggung politik melalui PRI menjadi sorotan publik dan memunculkan berbagai respons dari kalangan pengamat maupun masyarakat.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal PRI Adhitya Yusma mengatakan pihaknya tengah membentuk kepengurusan di berbagai daerah sebagai persiapan menghadapi dinamika politik nasional ke depan.
“Kami sedang memperkuat konsolidasi organisasi di tingkat provinsi, kabupaten, hingga desa. Target kami, seluruh struktur sudah terbentuk maksimal pada 2026,” kata Adhitya.
Melalui deklarasi tersebut, PRI menyatakan siap ikut dalam dinamika politik nasional dan membangun basis dukungan di berbagai daerah di Indonesia.
Informasi lebih lanjut mengenai partai tersebut dapat diakses melalui Partai Rakyat Indonesia. (Hans)