banner 970x250
banner 970x250

Pegadaian Kantor Wilayah IX Jakarta 2: Investasi Emas Perlu Disikapi dengan Pemahaman yang Tepat

Redaktur M Filky
8 Feb 2026 21:26
2 menit membaca

JAKARTA, SUARA GOVERNMENT — Lonjakan minat masyarakat terhadap pembelian logam mulia fisik mendapat perhatian serius dari Pegadaian Kantor Wilayah IX Jakarta 2.

Fenomena yang ramai diperbincangkan di media sosial ini dinilai perlu disikapi secara bijak agar tidak memicu keputusan investasi yang bersifat impulsif.

Pemimpin Wilayah Kanwil IX Jakarta 2, Maryono, menyampaikan bahwa masyarakat diimbau tetap mengedepankan pertimbangan rasional dan perencanaan matang dalam berinvestasi.

Hal tersebut disampaikannya saat doorstop media pada kegiatan Tring! Digital Lounge di Mall Kota Kasablanka, Minggu (8/2/2026).

Menurut Maryono, investasi idealnya dilakukan berdasarkan kebutuhan dan tujuan keuangan jangka panjang, bukan semata karena mengikuti tren atau kekhawatiran sesaat atas kondisi ekonomi.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh layanan emas Pegadaian tetap mengacu pada aset fisik yang nyata.

Transformasi digital yang dijalankan perusahaan hanya menyentuh sisi sistem layanan guna mempermudah akses transaksi masyarakat.

“Underlying aset kami tetap emas fisik. Digitalisasi dilakukan agar proses lebih cepat dan praktis, sementara pengelolaan tetap berada dalam pengawasan Otoritas Jasa Keuangan,” jelasnya.

Terkait keluhan sulitnya memperoleh logam mulia di sejumlah outlet, Maryono mengungkapkan bahwa tingginya permintaan membuat ketersediaan stok cepat terserap.

Untuk mengatasi hal tersebut, distribusi dilakukan secara bertahap menyesuaikan pasokan dari pusat.

Dalam kesempatan yang sama, Pegadaian turut memperkenalkan layanan jemput emas berbasis digital.

Melalui fitur ini, nasabah dapat mengajukan layanan langsung dari rumah tanpa harus datang ke gerai, dengan tetap mengedepankan aspek keamanan transaksi.

Maryono menambahkan, emas masih menjadi salah satu instrumen yang banyak dipilih masyarakat sebagai bagian dari perencanaan keuangan masa depan.

Meski demikian, ia kembali menekankan pentingnya strategi investasi yang terukur dan sesuai kemampuan masing-masing individu.

“Emas bisa menjadi pilihan untuk tujuan jangka panjang, namun tetap harus disesuaikan dengan kondisi finansial dan kebutuhan pribadi,” pungkasnya. (Red)