
SUARAGOVERNMENT.COM – Gubernur Akademi Militer (Akmil) Mayjen TNI Rano Tilaar menghadiri Wisuda Sarjana Terapan Perwira Pertama (Pama) Abituren Akademi Militer Tahun Akademik 2025 Program Pendidikan 3 Tahun. Kegiatan tersebut digelar di Gedung Jenderal Besar A.H. Nasution Lantai 3, Markas Besar Angkatan Darat, Jakarta, Selasa (20/1/2026).
Wisuda dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Sebanyak 380 Perwira Remaja Abituren Akademi Militer dinyatakan lulus dan resmi menyandang gelar Sarjana Terapan Pertahanan (S.Tr.Han).
Para wisudawan berasal dari lima program studi, yakni Manajemen Pertahanan, Administrasi Pertahanan, Teknik Mesin Pertahanan, Teknik Elektronika Pertahanan, serta Teknik Sipil Pertahanan, setelah menempuh pendidikan selama tiga tahun di Akademi Militer.
Dalam sambutannya, Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan bahwa gelar akademik bukanlah tujuan akhir, melainkan fondasi awal untuk pengabdian yang lebih luas kepada satuan, masyarakat, bangsa, dan negara.
“Gelar ini harus menjadi bekal untuk menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks, termasuk perkembangan teknologi digital dan siber. Perwira remaja diharapkan mampu menjadi motor penggerak perubahan di lingkungan TNI AD,” ujar Maruli.
Kasad juga mengapresiasi dedikasi, kedisiplinan, serta semangat belajar tinggi yang telah ditunjukkan para wisudawan selama menjalani pendidikan di Akademi Militer.
Lebih lanjut, Maruli menjelaskan bahwa pendidikan berorientasi terapan merupakan langkah strategis TNI Angkatan Darat dalam menyiapkan perwira yang tidak hanya tangguh secara fisik dan mental, tetapi juga unggul secara intelektual.
“Dengan bekal ilmu pengetahuan dan teknologi, para perwira lulusan Akmil diharapkan mampu beradaptasi serta menjawab tantangan tugas ke depan di tengah dinamika lingkungan strategis yang terus berkembang,” tutupnya. (Hans Montolalu)