banner 970x250
banner 970x250

Wasekjend  PP GPII Dukung Langkah Kapolda Sumbar Berantas Narkoba: Jaga Masa Depan Bonus Demografi

Redaktur M Filky
30 Apr 2025 18:31
Berita 0
2 menit membaca

Jakarta, 30 April 2025 – Upaya Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) dalam mengungkap ratusan kasus penyalahgunaan narkoba mendapat apresiasi dari kalangan pemuda Islam. Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Komunikasi dan informasi Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam Indonesia (Wasekjend Kominfo PP GPII), Denni Wahyudi, menyatakan dukungannya terhadap tindakan tegas yang dilakukan oleh Kapolda Sumbar, Irjen. Pol. Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA.

Dalam konferensi pers yang digelar di Mapolda Sumbar, Selasa (29/4/2025), Irjen. Gatot mengungkap bahwa dari Januari hingga April 2025, Polda Sumbar berhasil mengungkap 335 kasus narkoba dengan 436 tersangka. Mayoritas pelaku merupakan laki-laki. Saat ini seluruh tersangka sedang menjalani proses hukum di Polda dan jajaran Polres.

Menanggapi hal ini, Denni Wahyudi menilai langkah Polda Sumbar sangat strategis dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkotika. Menurutnya, penyalahgunaan narkoba bukan hanya persoalan kriminal, tapi juga ancaman serius terhadap masa depan bangsa, terutama menjelang era bonus demografi 2045.

“Langkah tegas ini harus kita apresiasi dan jadikan contoh. GPII mendukung penuh pemberantasan narkoba sebagai upaya menyelamatkan pemuda Indonesia dari kehancuran,” ujar Denni.

Ia menambahkan, pemuda adalah kunci dalam memanfaatkan bonus demografi. Namun jika pemuda terjerat narkoba, Indonesia bisa kehilangan potensi besar untuk menjadi negara maju.

“Komitmen Kapolda Sumbar ini sangat relevan dengan instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menegaskan pentingnya pemberantasan narkoba sampai ke akar. Harus ada dukungan kolektif dari semua pihak,” tegas Denni.

PP GPII menyerukan agar seluruh elemen bangsa turut ambil bagian dalam memerangi peredaran gelap narkotika, demi terciptanya lingkungan yang sehat dan produktif bagi generasi muda Indonesia.